Teori bunga modal menurut J. Schumpeter dan Irving Fisher

Menurut J. Schumpeter, yang mengemukakan teori bunga dinamis, bahwa bunga modal merupakan balas jasa kepada pemilik modal karena modal yang dipinjam dapat digunakan oleh pengusaha untuk menciptakan inovasi (penemuan baru di bidang teknologi produksi) sehingga perusahaan menjadi semakin maju dan dinamis.

Menurut Irving Fisher, yang mengemukakan teori preferensi waktu, bahwa bunga modal adalah pendapatan yang akan datang dari modal yang dipinjamkan. Pada dasarnya, teori ini hampir sama dengan teori aqio hanya bedanya terletak pada persoalan bunga dari sudut pendapatan yang akan datang. Teori preferensi waktu memandang bahwa seseorang pada dasarnya lebih menyukai mendapatkan uang sekarang dibanding yang akan datang, karenanya seseorang bersedia membayar bunga modal.

 

Artikel terkait kategori ekonomi:

Organisasi dunia, organisasi negara pengekspor

Kerja sama ekonomi antarnegara, ekspor dan impor

Definisi pasar, pengertian pasar, pasar adalah

Saldo akun buku besar, neraca saldo, sumber data

Sistem informasi akuntansi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>