Tag Archives: zaman prasejarah

Corak kehidupan nenek moyang

Akhir zaman prasejarah, nenek moyang kita sudah memiliki cara hidup seperti berikut ini:
1.    Mereka telah mengenal hidup menetap, bercocok tanam, dan beternak.
2.    Mereka telah bertempat tinggal di pantai, serta hidup dari hasil perikanan, pelayaran, dan perdagangan.
3.    Mereka telah hidup menetap serta membentuk kampong dan desa.

Menjelang memasuki zaman sejarah, nenek moyang bangsa Indonesia telah menguasai 10 macam kepandaian seperti berikut ini:
1.    Berlayar
2.    Bersawah
3.    Mengenal astronomi
4.    Mengatur masyarakat
5.    Seni macapat
6.    Seni wayang
7.    Seni gamelan
8.    Seni batik
9.    Seni membuat barang dari logam
10.    Berdagang.

Artikel terkait kategori sejarah:
Kerajaan-Kerajaan Islam di Maluku
Kerajaan Makasar
Kerajaan Mataram
Kerajaan Banten
Awal Kemunduran Majapahit

Incoming search terms:

  • lingkungan geografis tempat tinggal udang windu

Sejarah seni tari

Seni tari terus tumbuh dan berkembang sejak zaman prasejarah, sejarah, sampai modern. Ini terlihat dari perkembangan geraknya. Dari yang sangat sederhana, sederhana, terkonsep secara estetis, sampai tidak beraturan atau bebas.

Karya tari pada zaman prasejarah betul-betul berbentuk ungkapan ekspresif. Rasa senang dan sedih diungkapkan dengan gerak hentakan kaki, tepukan tangan, jeritan, bahkan berguling-guling.

Pada zaman sejarah bentuk-bentuk gerak tari sudah mengarah pada maksud atau tujuan kegunaan menari. Tari tidak hanya sebagai ungkapan perasaan tetapi sebagai sarana hiburan dan persembahan. Karena seni lain juga sudah berkembang, unsur-unsur pendukung tari seperti busana, properti atau perlengkapan tari, rias, dan musik juga telah lebih maju.

Pada masa inilah muncul tari tradisional kerakyatan dan tari tradisional klasik. Bentuk gerak tari zaman modern betul-betul digarap dengan gaya baru yang lebih bebas. Misalnya cara manusia terbang; hewan bernyanyi dan bermain di taman; orang berjalan seperti robot, dan lain-lain.

Artikel terkait kategori sejarah:
Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Ho-ling atau Kalingga
Kerajaan Tarumanagara
Kepercayaan bangsa Mesir kuno
Pemerintahan Firaun

Sistem kepercayaan manusia zaman prasejarah

Manusia prasejarah pada masa bermukim dan bercocok tanam sudah mengenal suatu kepercayaan terhadap kekuatan gaib atau sesuatu yang luar biasa di luar kekuatan manusia. Mereka juga memuja roh nenek moyang, angin topan, pohon besar, binatang besar, dan lain sebagainya. Untuk pemujaan roh nenek moyang, didirikan bangunan Megalitikum (batu besar). Kepercayaan mereka dapat dibedakan menjadi dua hal, yaitu:
1.    Dinamisme, yaitu kepercayaan akan adanya kekuatan gaib yang terdapat pada benda-benda tertentu, misalnya pohon besar, batu besar, gunung, senjata, gua dan azimat.
2.    Animisme, yaitu kepercayaan pada roh itu tidak hanya berada pada makhluk hidup, tetapi juga roh pada benda-benda tertentu dan pemujaannya dengan sesaji.

Adapun jenis bangunan Megalitik yang berhubungan dengan kepercayaan antara lain:
a.    Menhir
b.    Dolmen
c.    Sarkofagus
d.    Peti kubur batu
e.    Punden berundak.

Artikel terkait kategori sejarah:
Sumber sekunder
Subjektivitas sejarah
Ajaran Taoisme
Peradaban masyarakat kuno di Asia
Konflik Israel dan Palestina

Incoming search terms:

  • kepercayaan pada zaman paleolitikum

Ilmu sejarah, zaman prasejarah, paleontologi, fosil manusia purba

Ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia pada masa lampau disebut ilmu sejarah.

Ilmu yang mempelajari tentang fosil manusia purba disebut paleontologi.

Sisa-sisa makhluk hidup pada zaman purba yang telah membatu disebut fosil.

Perunggu dan besi digunakan oleh manusia purba yaitu pada masa perundagian.

Alat-alat pada zaman prasejarah yang telah ditinggalkan oleh manusia purba berupa batu halus adalah pada masa bercocok tanam.

Ciri khusus zaman batu tua antara lain belum mengenal seni.

Suatu tugu yang terbuat dari batu besar, sebagai tempat pemujaan arwah di zaman megalitikum adalah menhir.

Zaman yang sedikit peninggalannya, karena sifat barangnya yang berkarat adalah zaman besi.

Peninggalan yang tidak ditemukan di Indonesia adalah zaman tembaga dan besi.

Fosil-fosil manusia purba tertua di Indonesia berdasarkan penyelidikan para ahli ditemukan di daerah Sangiran.

Penemu fosil manusia purba di Wajak adalah Eugene Dubois.

Zaman batu madya disebut juga mesolitikum.

Kelebihan manusia dibanding dengan makhluk lain adalah adanya akal dan moral.

Pengertian manusia purba adalah manusia yang ditemukan dalam keadaan fosil.

Sumber sejarah yang bermanfaat bagi penelitian kehidupan manusia purba yaitu artefak dan fosil.

Artikel terkait kategori sejarah:
Isi Perjanjian Versailles
Kolonialisme Jepang
Pemerintah kolonial Jepang
Semboyan Revolusi Prancis
Nasionalisme Eropa

Incoming search terms:

  • Pengertian dan sejarah Paleontologi