Tag Archives: urat

Bagian-bagian hidung

Hidung terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut:
–    Tulang lapisan: tempat syaraf pencium yang menerus ke otak
–    Kerang hidung atas: bersyaraf pencium
–    Kerang hidung tengah: berkelenjar lendir
–    Kerang hidung bawah: berkelenjar lendir
–    Rongga hidung: berbulu.

Alat pencium pada hidung berupa selaput lendir yang memuat sel-sel urat syaraf yang dikelilingi serat-serat urat syaraf. Kalau kita terserang pilek, kita tidak dapat mencium dengan baik karena selaput lendir lubang hidung membengkak dan berlendir lebih banyak. Akibatnya rangsangan yang berupa bau tidak mencapai indera pencium. Selain flu pilek, penyakit hidung yang lebih berbahaya adalah polip. Penyakit polip berupa pembengkakan pada hidung.

Proses hidung dalam membau adalah sebagai berikut:
–    Rangsangan bau yang ditimbulkan oleh uap zat atau benda masuk ke lubang hidung
–    Uap dan zat yang terlarut dalam lendir menyelaputi ujung syaraf pembau
–    Rangsangan tersebut diteruskan oleh syaraf pembau ke otak.

Artikel terkait kategori biologi:
Komponen ekosistem
Hati
Paru-paru

Bagian-bagian mata

Mata adalah alat untuk melihat. Namun demikian, mata kita tidak bisa digunakan untuk melihat atau akan terganggu penglihatannya, jika mata kita buta atau kurang sehat. Bagian-bagian mata antara lain:
a.    Selaput tanduk atau kornea, yaitu lapisan paling luar pada bola mata yang berupa selaput bening tembus cahaya. Besarnya selaput tanduk sama dengan besarnya selaput pelangi. Bila kornea tidak lagi bening seperti kaca maka penglihatan kita melalui anak mata terhalang oleh kornea yang rusak itu.
b.    Selaput pelangi atau iris, yaitu sebuah lingkaran yang berwarna coklat, biru, atau hitam yang terdapat di tengah-tengah bagian yang putih.
c.    Anak mata atau pupil, yaitu lubang kecil yang kelihatannya hitam yang terdapat di tengah-tengah selaput pelangi.
d.    Selaput jaring atau retina, yaitu bagian mata yang bertugas mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke dalam mata. Di retina terdapat bagian yang paling peka terhadap cahaya yang disebut bintik kuning.
e.    Urat syaraf mata, yaitu urat syaraf yang menghubungkan retina dengan otak.
f.    Lensa mata, yaitu bagian yang bisa menebal dan menipis.

Artikel terkait kategori biologi:
Tumbuhan tak berpembuluh (bakteri, alga, jamur
Eritrosit, Leukosit, Trombosit, dan Plasma darah
Fungsi darah

Pengertian kulit

Kulit merupakan indera peraba. Sebagai indera peraba, kulit bertugas menerima rangsangan. Pada lapisan kulit tersebar ujung-ujung syaraf peraba. Ujung-ujung syaraf peraba juga terdapat pada dinding alat-alat dalam, misalnya dinding usus. Oleh karena itu, kita dapat merasakan rasa sakit atau nyeri pada alat-alat tersebut. Dengan bantuan kulit, kita dapat merasakan dan membedakan antara kasar, halus, tumpul, runcing, panas, hangat, dingin, dan lunak. Selain sebagai indera peraba, kulit juga berfungsi sebagai pelindung tubuh, pengatur suhu tubuh, tempat keluarnya keringat, dan menjaga masuknya kotoran atau bibit penyakit ke dalam tubuh.

Kulit kita terdiri dari 2 bagian, yaitu:
a.    Lapisan ari. Kulit ari merupakan lapisan kulit yang tipis dan terdiri dari sel-sel yang sebagian masih hidup dan sebagian telah mati. Pada kulit ari terdapat pembuluh darah, kelenjar keringat, dan ujung-ujung urat syaraf.
b.    Lapisan jangat adalah bagian kulit yang tebal. Pada lapisan jangat inilah rambut-rambut pada kulit kita berakar. Bagian kulit yang paling peka terhadap rangsangan adalah bibir dan ujung jari.

Artikel terkait kategori pengertian-pengertian:
Pengertian Nasionalisme
Pengertian Demokrasi
Pengertian iklim
Pengertian curah hujan dan jenis-jenis hujan
Pengertian awan

Pancaindra

Untuk dapat beradaptasi dengan lingkungannya manusia memerlukan alat yang dapat mengenali keadaan lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, Tuhan melengkapi manusia dengan lima alat indra atau pancaindra, yaitu indra peraba (kulit), indra penglihatan (mata), indra pendengar (telinga), indra penciuman (hidung), dan indra pengecap (lidah).

Pancaindra berfungsi menerima rangsang yang berasal dari lingkungan. Setiap rangsang yang diterima oleh pancaindra diteruskan ke otak melalui urat-urat syaraf. Kemudian, oleh otak rangsang diartikan sehingga kita dapat mengenali keadaan lingkungan.

Artikel terkait kategori biologi:
Karakteristik jamur, enzim selulose
Perkembangbiakan generatif ganggang
Nama ilmiah, sifat virus, struktur tubuh virus