Tag Archives: sejarah

Tahapan Penelitian Sejarah

Ilmu sejarah seperti ilmu-ilmu lainnya mempunyai unsur yang merupakan alat untuk mengorganisasi seluruh tubuh pengetahuan dan strukturisasi pikiran, yaitu melalui metode penelitian sejarah. Metode ini berkaitan dengan masalah “bagaimana orang memperoleh pengetahuan”. Bentuk penelitian sejarah pada umumnya terkait dengan metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu dengan tnetode kepustakaan (dokumenter) dan metode wawancara. Kedua metode tersebut dapat berdiri sendiri-sendiri, namun juga dapat digunakan kedua-duanya secara bersama-sama untuk saling melengkapi.
Dalam penelitian sejarah, selain masalah metodologi juga dapat dipengaruhi oleh pendekatan (approach), misalnya Pendekatan Sosiologi, Pendekatan Antropologi, Pendekatan Politik, Pendekatan Ekonomi, dan lain sebagainya.
Langkah pertama dalam penelitian sejarah bersifat umum, dalam arti berlaku juga untuk semua jenis penelitian, yaitu menentukan topik/judul. Topik/judul dipilih berdasarkan dua pertimbangan. kedekatan emosional dan kemampuan intelektual. Hal ini sangat penting karena keberhasilan penelitian sangat tergantung perasaan senang terhadap topik yang diteliti dan kemampuan akademik peneliti. Langkah berikutnya terdiri atas empat tahap yang bersifat spesifik, artinya berlaku khusus untuk penelitian sejarah. Empat tahap tersebut adalah heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi.

Penulisan sejarah

Lengkapnya dokumen adalah kunci penulisan sejarah, jika dokumen lengkap sejak sejarah itu berlangsung dan tetap terjaga meski sudah ratusan tahun maka penulisan sejarah akan selesai dalam waktu singkat.
Kenyataan yang terjadi di negara kita adalah lemahnya pendokumentasian. Sekian puluh tahun berlalu, masyarakat baru sadar hahwa kita sama sekali tidak mempunyai bukti-bukti tentang suatu peristiwa bersejarah di dalam negeri. Jejaknya pun sudah terhapus, bahkan sengaja dihapus.
Kadang yang tedadi justru bangsa lain yang menyirnpan arsip-arsipnya secara lengkap. Kaitannya dengan metode penelitian sejarah langkah yang dilakukan meliputi hal-hal sebagai berikut.
1. Heuristik, yakni kegiatan menghimpun jejak-jejak masa lampau meliputi sumber benda, tulisan (dokumen), dan sumber lisan.
2. Verifikasi/Kritik Sejarah, yakni menyelidiki apakah jejak-jejak masa lampau itu sejati, baik bentuk maupun isinya.
3. Interpretasi, yakni menetapkan makna dan saling hubungan daripada fakta-fakta yang diperoleh.
4. Historiografi/Penyajian, yakni menyampaikan sintesis yang diperoleh dalam bentuk suatu kisah.

Pengertian surat

Surat adalah salah satu jenis alat atau sarana komunikasi yang digunakan sebagai penyampai informasi tertulis dari seseorang atau instansi kepada seseorang atau instansi lain.
Surat mempunyai fungsi sebagai berikut:
1)    Sebagai utusan atau duta penulis surat
2)    Sebagai bukti tertulis
3)    Sebagai alat pengingat
4)    Sebagai bukti sejarah
5)    Sebagai pedoman kerja
6)    Sebagai jaminan keamanan.

Surat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:
1.    Berdasarkan kepentingan isi surat
a.    Surat pribadi
b.    Surat dinas
c.    Surat niaga (bisnis).

2.    Berdasarkan kerahasiaan isinya
a.    Sangat rahasia
b.    Rahasia
c.    Surat biasa.

3.    Berdasarkan tujuannya
a.    Surat lamaran
b.    Surat panggilan
c.    Surat undangan
d.    Surat keterangan
e.    Surat peringatan
f.    Surat jalan
g.    Surat pemesanan
h.    Surat penawaran
i.    Tagihan
j.    Surat edaran
k.    Surat cinta.

4.    Berdasarkan cara pengirimannya
a.    Surat bersampul
b.    Warkat pos
c.    Kartu pos
d.    Telegram
e.    Faksimil.

Surat dinas atau surat resmi lazimnya mempunyai bagian-bagian sebagai berikut:
1.    Kop surat
2.    Tanggal surat
3.    Nomor surat
4.    Lampiran
5.    Hal atau perihal surat
6.    Alamat surat
7.    Salam pembuka
8.    Paragraf pembuka
9.    Paragraf isi
10.    Paragraf penutup
11.    Salam penutup
12.    Tanda tangan
13.    Nama jelas
14.    Nama jabatan
15.    Tembusan
16.    Inisial.

Surat dapat disusun dalam beberapa format, misalnya:
1.    Lurus penuh (full block style)
2.    Format lurus (block style)
3.    Format alinea bergantung
4.    Format lekuk
5.    Format Indonesia lama
6.    Format Indonesia baru.

Artikel terkait kategori pengertian-pengertian:
Pengertian akuntansi, sistem pembukuan
Pengertian, fungsi, dan peranan pasar
Pengertian akun dan penggolongan akun dalam
Pengertian koperasi
Pengertian kebutuhan

Sejarah listrik

Benda dan alat rumah tangga pada saat sekarang ini banyak yang menggunakan listrik. Televisi, radio, dan kipas angin dapat bekerja karena memperoleh aliran listrik. Terjadinya listrik mula-mula diselidiki oleh orang Yunani kuno, kurang lebih 6.000 tahun Sebelum Masehi, dengan mengamati batu ambar yang mampu menarik benda-benda ringan karena batu ambar itu digosok dengan wol. Penggaris mika yang kita gosokkan pada rambut kering dapat menarik serpih-serpih kertas di dekatnya. Batang kaca dan ebonit yang digosok dengan kain sutera kering juga dapat menarik serpih-serpih kertas. Batu ambar yang digosok dengan wol, penggaris mika yang digosokkan pada rambut kering, batang kaca dan ebonit yang digosok dengan sutera kering dikatakan mempunyai muatan listrik.

Benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut konduktor, misalnya tembaga dan besi. Benda yang tidak dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut isolator atau penyekat, misalnya kayu, plastik, dan kapas.

Artikel terkait kategori fisika:
Macam-macam energi
Planet bumi
Macam-macam gaya
Kamera, lup, mikroskop, teropong, proyektor, dan e…

Sejarah lahirnya PBB

Setiap bangsa menghendaki perdamaian, tetapi kenyataannya negara-negara adikuasa justru mempersiapkan perang bintang dan perang nuklir, padahal mereka tahu perang bintang dan perang nuklir akan mengakibatkan kehancuran yang dahsyat bagi umat manusia, terutama bagi mereka sendiri. Dengan demikian mempertahankan dan meningkatkan peranan PBB dalam memelihara perdamaian dan keamanan internasional merupakan hal yang sangat penting.

Organisasi PBB sebenarnya telah ada sebelum terjadinya perang dunia kedua, tetapi organisasi itu bernama Liga Bangsa-Bangsa (LBB) atau League of Nations.

Terbentuknya LBB:
–    Organisasi ini terbentuk pada saat Perang Dunia I tengah berkecamuk (1914-1918).
–    Pembentukan LBB dipelopori oleh Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson, tetapi Amerika Serikat sendiri tidak mau terlibat dalam pertentangan dan peperangan di Eropa. Itulah sebabnya markas besar LBB berada di Jenewa, suatu kota di negara Eropa. Dalam perkembangannya, LBB ternyata tidak berhasil menjalankan tugasnya.

Mengapa LBB tidak berfungsi?
–    Karena dalam melaksanakan tugasnya, ketentuan-ketentuan yang berlaku harus didasarkan pada kebutuhan tekad seluruh anggota.
–    LBB belum merupakan organisasi yang menyeluruh, terbukti Amerika Serikat sebagai negara besar dan sebagai pencetus berdirinya LBB tidak menjadi anggota LBB.

Bukti-bukti kegagalan LBB:
–    Jepang menyerbu Tiongkok.
–    Italia menyerbu Abesinia (1934).
–    Agresi Jerman ke Austria, Cekoslowakia dan Polandia (1939 – 1945).

Artikel terkait kategori sejarah:
Perkembangan Pendidikan Swasta
Perkembangan Pendidikan Islam pada Masa Kolonial
Perkembangan Pendidikan Barat pada Masa Kolonial
Pengaruh Perluasan Kekuasaan Kolonial
Penyebaran Agama Kristen Protestan di Indonesia

Prosa lama

1. Hikayat
Berasal dari bahasa Arab yang berarti cerita, yaitu cerita tentang raja-raja atau bangsawan, dan dihiasi dongeng-dongeng yang indah yang bersifat fiktif.
Hikayat dapat disamakan dengan roman dalam kesusastraan baru.

2. Wiracarita (cerita panji)
Adalah hikayat yang berasal dari kesusastraan Jawa (Jenggala, Kediri, Ngurawah, dan Singosari)
Wiracarita  epos.

3. Cerita berangkai
Adalah cerita yang di dalamnya ada cerita atau cerita sisipan.

4. Tambo (sejarah)
Adalah sejarah yang tidak seluruhnya mengandung kebenaran.

5. Dongeng
Adalah cerita yang lahir dari khayalan pengarang (fiktif).

Dongeng dapat dibedakan atas:
a.    fabel: tentang kehidupan binatang
b.    legenda: tentang keajaiban alam, terjadinya suatu tempat
c.    mythe: tentang kepercayaan, roh halus
d.    cerita: tentang orang-orang pandir atau malang
e.    sage: cerita yang berhubungan dengan sejarah.

Artikel terkait kategori bahasa Indonesia:
Memerankan drama
Analisis pementasan drama
Kumpulan peribahasa