Kerangka tubuh manusia

Kerangka yang terdapat pada tubuh kita ini terdiri dari beberapa keping tulang hidup dan berfungsi untuk melindungi serta memungkinkan kita bergerak dengan leluasa ke segala arah sesuai yang kita inginkan.

Kerangka merupakan suatu kedudukan otot-otot. Sedangkan ligamen adalah tulang-tulang yang mempunyai hubungan dengan sendi satu dengan sendi yang lainnya. Untuk melancarkan gerakan tulang-tulang tersebut dengan yang lainnya, maka ujung tulang masing-masing harus dilapisi dengan jaringan yang dinamakan kartilago dan persendian yang dilumasi oleh cairan khusus.

Rangka manusia dapat dibangun oleh:
1.    Tulang rawan. Terdapat pada anak yang masih kecil atau bayi dan merupakan awal dari seluruh tulang. Sedangkan tulang rawan itu terdapat pada cuping hidung, cuping telinga dan persendian.
2.    Tulang keras. Terdiri dari 100%, dimana terbagi yang 30% merupakan zat hidup dan 70% merupakan zat mati. Apabila zat mati itu dibuang, maka yang tinggal hanyalah zat yang kenyal saja dan yang bagian hidup ikut dibuang, maka yang tinggal hanya tulang yang keras, kering dan rapuh. Jika semakin sering dipakai, maka tulang tersebut akan mengalami perubahan dan tulang semakin besar serta kuat.

Adapun rangka manusia itu dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah:
1.    Tulang tengkorak. Terdiri dari: tengkorak belakang, rahang atas, dahi, ubun-ubun, pelipis, rahang atas, dan lain sebagainya.
2.    Tulang badan. Terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah tulang belakang, tulang dada, tulang pinggul, tulang rusuk, tulang bahu.
3.    Tulang anggota. Memiliki bagian: tulang lengan, tulang tungkai atau kaki.

Artikel terkait kategori biologi:
Dekantasi, filtrasi (penyaringan), sublimasi
Klasifikasi makhluk hidup
Ciri-ciri makhluk hidup