Tag Archives: Konflik Irak Iran

Perang Teluk

Konflik antara Suku Kurdi dan Irak
Konflik antara Suku Kurdi dan pemerintah Irak diawali ketika Suku Kurdi yang bertempat tinggal di wilayah Irak bagian utara menuntut otonomi penuh. Mereka juga meminta lebih banyak bagian pendapatan dari hasil penambangan minyak bumi Irak.
Pada tahun 1970, Suku Kurdi dan pemerintah Irak menandatangani perjanjian yang mengatur pemberian otonomi penuh mulai tahun 1974 dan beberapa posisi di pemerintahan untuk Suku Kurdi. Namun, pemerintah Irak ingkar janji. Hal ini membuat Suku Kurdi kembali mengangkat senjata melawan pemerintah Irak walau akhirnya kalah pada bulan Maret 1975.

Konflik Irak dan Iran
Pada bulan September tahun 1980, Presiden Irak Sadam Husein memerintahkan penyerbuan ke Iran. Serangan tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa hal, antara lain:
1.    sengketa perbatasan
2.    ketidaksukaan Irak terhadap Iran yang telah membantu Suku Kurdi di Irak Utara dan Muslim Syiah di Irak Selatan yang sedang terlibat pertikaian dengan pemerintah Irak
3.    pembatalan perjanjian yang telah ditandatangani Irak-Iran pada masa Syah Iran mengenai penguasaan Shatt el-Arab yang sangat strategis dan kaya akan hasil minyak.
Dalam perang yang berlangsung selama 8 tahun tersebut, Irak mengalami kerugian yang sangat besar. Kota-kota utama dan fasilitas minyak Irak hancur dibom pesawat-pesawat Iran. Sekitar 150.000 prajurit Irak tewas.
Pada bulan Agustus tahun 1988, akhirnya Iran dan Iran menandatangani perjanjian yang memungkinkan penghentian pertempuran dan pemberlakuan gencata senjata.

Konflik Irak dan Kuwait
Pada tanggal 2 Agustus 1990, secara tiba-tiba pasukan Irak melintasi perbatasan dan menguasai Kuwait hanya dalam waktu 24 jam. Serangan tersebut dipicu oleh beberapa hal, yaitu:
1.    menurut Sadam Husein, serangan tersebut merupakan upaya menguasai kembali provinsi yang dulu melepaskan diri dari pemerintahan Irak
2.    karakter Sadam Husein yang ambisius
3.    Irak menuduh Kuwait bertanggung jawab atas menurunnya harga minyak karena telah menjual minyak melebihi kuota yang ditetapkan oleh OPEC
4.    Irak menuduh Kuwait telah mencuri minyak dari ladang minyak Rammalah yang membentang melintasi perbatasan wilayah kedua negara
5.    kedua negara tidak sepakat tentang jumlah pembebasan utang Irak kepada Kuwait.
Serangan Irak kepada Kuwait tersebut mendapat kecaman dari berbagai negara. Satu-satunya negara yang mendukung serangan tersebut hanyalah Palestina. Di mata rakyat Palestina, Sadam Husein adalah pahlawan Arab yang berani menentang Israel dan Amerika Serikat.
Pada tanggal 29 November 1990, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang membolehkan negara-negara koalisi menggunakan ‘cara apapun yang diperlukan’ untuk mengusir Irak dari Kuwait sampai batas waktu 15 Januari 1991. Namun, karena Irak tidak mematuhi resolusi tersebut, pasukan koalisi yang dipimpin oleh Amerika Serikat akhirnya bertempur melawan pasukan Irak di Kuwait.
Pertempuran yang tidak seimbang tersebut berlangsung dari tanggal 17 Januari hingga 28 Februari 1991. Pasukan Irak mengalami kekalahan. Sadam Husein memerintahkan penarikan pasukannya dari Kuwait pada tanggal 26 Februari 1991.
Akhirnya, atas desakan Dewan Keamanan PBB, pada tanggal 6 April 1991, Irak menerima gencatan senjata dan berjanji akan membayar ganti rugi kepada Kuwait. Selain itu, Irak juga setuju untuk menghancurkan senjata biologi dan kimia, serta semua fasilitas yang dapat digunakan untuk membuat senjata nuklir.

Artikel terkait kategori sejarah:
Kerajaan Singasari
Kitab Yayurweda
Sejarah pelayaran dan perdagangan antar pulau
Peradaban mesir kuno
Organisasi-organisasi Pergerakan Kebangsaan

Incoming search terms:

  • pasukan suku suku di irak
  • perjanjian perbatasan iran irak ditandatangani tanggal