Tumbuhan monokotil

Tumbuhan monokotil terdiri dari bermacam-macam suku, diantaranya:
–    Suku palma: kelapa, sagu, nipah
–    Suku rumput-rumputan: padi, jagung, ilalang
–    Suku pisang-pisangan: pisang, pisang kipas, dan lain-lain.

Ciri-ciri tumbuhan monokotil: berakar serabut, tidak mempunyai kambium, bijinya berkeping satu.
Daun tumbuhan monokotil: daun dengan tulang daun yang sejajar atau melengkung.
Bunga tumbuhan monokotil: bunganya mempunyai bagian-bagian yang masing-masing jumlahnya merupakan kelipatan angka tiga.

Artikel terkait kategori biologi:
Beberapa Kelompok Protista
Ganggang Hijau-Biru (Cyanophyta)
Cara-Cara Memerangi Bakteri

Zat-zat yang diperlukan tubuh manusia

Zat-zat yang diperlukan oleh tubuh manusia antara lain:
a.    Karbohidrat (hidrat arang), yaitu zat makanan untuk menghasilkan tenaga. Terdapat pada beras, jagung, ketela pohon, sagu, kentang, gandum, ketela rambat, dan sebagainya.
b.    Lemak, yaitu zat makanan untuk menghasilkan panas dan cadangan makanan. Terdapat pada gajih, susu, kacang, kelapa, kelapa sawit, biji-bijian, margarine dan sebagainya.
c.    Vitamin
–    Vitamin A terdapat pada hati, minyak ikan, mentega, dan bahan tumbuhan yang berwarna kuning atau jingga, contohnya tomat, wortel, pepaya, dan sebagainya)
–    Vitamin B terdapat pada telur, susu, hati, bekatul, kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan sebagainya
–    Vitamin C terdapat pada berbagai sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, tomat, nenas, dan sebagainya
–    Vitamin D terdapat pada minyak ikan, kuning telur, susu, mentega, beberapa jenis ikan, dan sinar matahari.
d.    Mineral. Tubuh kita memperoleh mineral dari air minum dan bahan makanan seperti sayur-mayur, susu, telur, daging, bumbu masak alami, dan sebagainya. Yang termasuk mineral adalah zat besi, zat yodium, zat fosfor, dan sebagainya. Tubuh kita sebagian besar terdiri dari air. Air yang dikeluarkan tubuh setiap hari kira-kira 3 liter melalui air seni, keringat, tinja, dan pernapasan.

Artikel terkait kategori biologi:
Penyerapan air, unsur hara, tumbuhan tingkat tinggi
Pelestarian SDA hayati, sekresi jaringan
Jeruk bali, jeruk nipis dan jeruk keprok

Pengertian pedagang keliling

Pedagang keliling adalah pedagang yang menjual dagangannya dengan cara berkeliling di perumahan atau perkampungan. Pedagang keliling menjajakan barang dagangannya dengan berbagai cara. Ada yang berjalan kaki, menggunakan keranjang yang dipikul, memakai gerobak, atau menggunakan kendaraan. Misalnya, sepeda, sepeda motor, atau mobil.

Barang-barang yang diperjualbelikan di antaranya adalah sayur mayur, roti, jagung rebus, peralatan rumah tangga, dan minuman. Cara menjajakan dagangan yang dilakukan oleh pedagang keliling ada bermacam-macam. Ada yang berkeliling sambil berteriak, menggunakan bunyi dari bel sepeda, atau menggunakan ketukan mangkuk. Cara-cara tersebut dilakukan untuk menarik minat para pembeli.

Artikel terkait kategori pengertian-pengertian:
Pengertian hukum internasional
Pengertian hubungan internasional
Pengertian etnosentrisme
Pengertian primordialisme
Pengertian modernisasi

Sagu dan ubi kayu (singkong)

Sagu merupakan tanaman asli Indonesia dan banyak tumbuh di daerah tropis. Tanaman ini tersebar di Riau, Kalimantan, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Papua. Sagu dijadikan sebagai bahan makanan pokok penduduk Maluku dan Papua, bahan baku pembuatan kue, dan daunnya dapat digunakan untuk atap rumah.

Ubi kayu (singkong) berasal dari Brazil (Amerika Selatan). Ubi kayu (singkong) merupakan komoditi tanaman pangan ketiga setelah padi dan jagung. Syarat-syarat tumbuh tanaman ini adalah di daerah yang beriklim tropis, sedikit air, dan di ketinggian <1.500 m. Persebaran tanaman ini di Sumatra, Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Ubi kayu (singkong) digunakan sebagai bahan makanan pokok penduduk, bahan tepung tapioka, bahan berbagai macam makanan, daunnya digunakan untuk sayur, dan ampas tapioka untuk bahan makanan ternak.

Artikel terkait kategori geografi
Pencemaran lingkungan
Komponen dan keseimbangan lingkungan
Pantai dan pesisir