Macam-macam hukum

Para ahli menemui kesulitan untuk membuat definisi hukum yang singkat dan meliputi berbagai hal. Hal ini dikarenakan kompleksnya hukum yang berlaku dalam suatu negara. Untuk memudahkan dalam membedakan hukum yang satu dengan hukum yang lain, C.S.T. Kansil membuat pembagian-pembagian hukum, yaitu antara lain sebagai berikut:
a.    Menurut sumbernya, yang dapat dibagi menjadi hukum undang-undang, hukum kebiasaan (adat), hukum traktat, dan hukum yurisprudensi.
b.    Menurut bentuknya, hukum dapat dibagi menjadi hukum tertulis dan hukum tidak tertulis.
c.    Menurut tempat berlakunya, hukum dapat dibagi menjadi hukum nasional, hukum internasional, hukum asing.
d.    Menurut waktu berlakunya, hukum terbagi menjadi hukum positif (ius constitutum), ius constituendum, dan hukum asasi (hukum alam).
e.    Menurut cara mempertahankannya, hukum terbagi menjadi hukum materiil dan hukum formal.
f.    Menurut sifatnya, hukum dapat dibagi menjadi hukum yang memaksa dan hukum yang mengatur.
g.    Menurut wujudnya, hukum dapat dibagi menjadi hukum obyektif dan hukum subyektif.
h.    Menurut isinya, hukum terbagi menjadi hukum privat dan hukum publik.

Berdasarkan pembagian tersebut di atas, pembagian hukum yang terpenting dan banyak digunakan adalah pembagian hukum menurut isinya, yaitu hukum publik dan hukum privat.