Energi listrik

Untuk memindahkan atau menggunakan muatan listrik diperlukan energi atau usaha, sedangkan usaha dapat ditimbulkan dengan perubahan energi listrik yang disebut sebagai energi listrik.
Energi listrik banyak kita manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, karena energi listrik mudah diubah menjadi bentuk energi lain.
Beberapa perubahan energi listrik menjadi bentuk energi lain:
1.    energi listrik menjadi cahaya. Contoh: lampu
2.    energi listrik menjadi energi bunyi. Contoh: bel listrik
3.    energi listrik menjadi energi gerak. Contoh: arloji
4.    energi listrik menjadi energi kalor. Contoh: setrika listrik
5.    energi listrik menjadi energi kimia. Contoh: mengisi aki.

Besarnya energi listrik yang berubah menjadi bentuk energi lain tergantung pada faktor-faktor sebagai berikut:
1.    besarnya hambatan yang dilalui
2.    besarnya arus yang mengalir
3.    lamanya arus mengalir.

Dalam Hukum Joule dinyatakan bahwa energi listrik yang dikeluarkan oleh suatu penghantar adalah:
1.    sebanding dengan kuadrat kuat arus
2.    sebanding dengan hambatan penghantar
3.    sebanding dengan lamanya waktu.

Jadi satu joule adalah besarnya usaha yang dilakukan sumber tegangan 1 volt ketika kuat arus listrik satu ampere mengalir dalam waktu satu sekon.

Artikel terkait kategori fisika:
Hukum-hukum Newton Tentang Gerak
Hukum I Newton (Hukum Kelembaman)
Gaya normal dan gaya gesekan