Sejarah seni tari

Seni tari terus tumbuh dan berkembang sejak zaman prasejarah, sejarah, sampai modern. Ini terlihat dari perkembangan geraknya. Dari yang sangat sederhana, sederhana, terkonsep secara estetis, sampai tidak beraturan atau bebas.

Karya tari pada zaman prasejarah betul-betul berbentuk ungkapan ekspresif. Rasa senang dan sedih diungkapkan dengan gerak hentakan kaki, tepukan tangan, jeritan, bahkan berguling-guling.

Pada zaman sejarah bentuk-bentuk gerak tari sudah mengarah pada maksud atau tujuan kegunaan menari. Tari tidak hanya sebagai ungkapan perasaan tetapi sebagai sarana hiburan dan persembahan. Karena seni lain juga sudah berkembang, unsur-unsur pendukung tari seperti busana, properti atau perlengkapan tari, rias, dan musik juga telah lebih maju.

Pada masa inilah muncul tari tradisional kerakyatan dan tari tradisional klasik. Bentuk gerak tari zaman modern betul-betul digarap dengan gaya baru yang lebih bebas. Misalnya cara manusia terbang; hewan bernyanyi dan bermain di taman; orang berjalan seperti robot, dan lain-lain.

Artikel terkait kategori sejarah:
Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Ho-ling atau Kalingga
Kerajaan Tarumanagara
Kepercayaan bangsa Mesir kuno
Pemerintahan Firaun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>