Sarikat Islam (SI)

Tokoh-tokoh Sarikat Islam adalah H.O.S. Cokroaminoto dan H. Samanhudi. Sarikat Islam berdiri di Solo pada tanggal 10 September 1912. Tujuan berdirinya Sarikat Islam yaitu:
a.    Mengembangkan jiwa dagang.
b.    Membantu anggota yang mengalami kesulitan dalam bidang usaha.
c.    Memajukan pengajaran bagi bangsa Indonesia.
d.    Memperbaiki pendapat-pendapat yang keliru mengenai agama Islam, dan hidup menurut perintah agama.

Sarikat Islam merupakan organisasi penyempurnaan dari Sarikat Dagang Islam (SDI) yang didirikan Haji Samanhudi pada tahun 1911. Dalam waktu singkat, Sarikat Islam berkembang menjadi sebuah partai besar. Dalam kongres Sarikat Islam ke-3 di Bandung tahun 1916, Sarikat Islam telah memiliki anggota sekitar 800.000 orang yang tersebar dalam 80 Sarikat Islam lokal di seluruh Indonesia. Karena itu, Sarikat Islam dapat dikatakan sebagai organisasi massa pertama di Indonesia.

Artikel terkait kategori sejarah:
Peradaban kuno
Persamaan dan perbedaan peradaban kuno
Peranan Pers
Peranan Golongan Profesional
Peranan Golongan Terpelajar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>