Reaksi Kerajaan Aceh terhadap Portugis

Perlawanan Aceh terhadap Portugis mulai muncul sejak masa pemerintahan Sultan Ali Mughayat Syah. Perlawanan Aceh dilakukan karena Portugis merupakan saingan kuat Aceh dalam perdagangan di kawasan Selat Malaka. Selain itu, Portugis juga memiliki kepentingan menyebarkan agama Kristen, sementara Aceh memiliki kepentingan menyebarkan agama Islam. Perlawanan Aceh terhadap Portugis, dilanjutkan pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Namun, kedua belah pihak tidak mampu saling mengalahkan. Aceh tidak mampu mengusir Portugis dari Malaka dan sebaliknya, Portugis pun gagal menanamkan pengaruhnya ke Aceh.

Akhirnya, pada tahun 1641 Malaka jatuh ke tangan VOC. Perjuangan Aceh untuk merebut Malaka tetap dilaksanakan dengan gigih karena Aceh menganggap VOC sebagai lawan dan pesaing dalam perdagangan. Usaha Aceh untuk menghalau kekuasaan asing terus berlangsung hingga berabad-abad kemudian.

Artikel terkait kategori sejarah:
Pergantian kekuasaan dari VOC ke pemerintahan
Penjajahan Inggris di Indonesia
Sistem Kepercayaan Mesir Kuno
Peradaban Lembah Sungai Nil
Kehidupan Sehari-hari di Mesopotamia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>