Peninggalan masa megalitikum (zaman batu besar)

Masa megalitikum (zaman batu besar) mempunyai peninggalan-peninggalan:
a.    Dolmen, yaitu bangunan seperti meja dari batu berkaki yang digunakan untuk pelinggih roh atau tempat sesajian.
b.    Menhir, yaitu sebuah tugu batu yang diletakkan dengan sengaja di suatu tempat untuk memperingati orang mati.
c.    Sarkofagus, adalah bangunan peti mati yang bentuknya seperti lesung.
d.    Peti kubur batu, yaitu peti mayat yang dibentuk dari enam papan batu, terdiri dari dua sisi panjang, dua sisi lebar, sebuah lantai, dan sebuah penutup besi.
e.    Punden berundak-undak, yaitu bangunan berupa batu yang berundak-undak, yang biasanya terdiri dari tujuh dataran (undak), digunakan untuk kegiatan pemujaan terhadap arwah nenek moyang.
f.    Waruga, yaitu kubur batu yang berbentuk kubus atau bulat.
g.    Arca-arca megalitik, berupa arca-arca yang menggambarkan manusia atau binatang, seperti gajah, harimau, kerbau, monyet dalam ukuran yang besar.

Artikel terkait kategori sejarah:
Pengaruh Undang-Undang Agraria Tahun 1870
Undang-undang Agraria dan Politik Pintu Terbuka
Sistem Tanam Paksa (Cultuur Stelsel)
Penjualan Tanah Partikelir
Pemungutan Pajak Tanah

Incoming search terms:

  • peninggalan zaman megalitikum
  • bendA benda yang diletakkan disarkopagus
  • peti kubur batu
  • Pengertian punden berundak undak
  • peninggalan zaman batu besar
  • peninggalan sejarah pada zaman megalitikum
  • peninggalan zama megalithikum
  • apa yang dimaksud dengan menhier dolmen sarkofagus punden berundak
  • penjelasan kubur batu
  • punden berundak-undak adalah
  • peninggalan mega litikum
  • peninggalan masa megalithikum
  • pengertian punden berundak-undak
  • pengertian punden berundak undak dalam sejarah
  • manusia purba zaman megalitikum peninggalan
  • makna dari punden berundak
  • kepercayaan yang menganggap pohon dan batu batu besar mempunyai kekuatan gaib disebut ?
  • ciri-ciri peninggalan masa/bangunan megalitik
  • apa yang dimaksud dengan peti kubur batu
  • sejarah megalitikum di indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>