Laut ingresi, laut transgresi, dan laut regresi

Laut ingresi yaitu laut yang bertambah dalam. Laut ini terjadi karena penurunan bagian dasar laut akibat gerakan kulit bumi berupa patahan atau tanah ambles. Gerakan tersebut menghasilkan bentukan, antara lain berupa palung laut atau lubuk laut. Contohnya Laut Banda dan Laut Flores.

Laut transgresi yaitu laut yang meluas karena naiknya permukaan air laut sehingga bagian-bagian daratan yang rendah tergenang air. Kenaikan air laut disebabkan oleh suhu bumi yang semakin panas yang mengakibatkan es di kutub utara dan kutub selatan mencair sehingga menambah volume air laut. Contoh laut transgresi adalah Laut Jawa, Selat Sunda, Laut Arafuru, dan lain-lain.

Laut regresi adalah laut yang terjadi karena berkurangnya luas permukaan laut. Keadaan ini disebabkan oleh naiknya permukaan bumi atau daratan. Pada laut regresi, luas laut menjadi semakin sempit (terjadi perubahan negatif). Contohnya Selat Malaka, Selat Karimata, dan batas-batas laut Indonesia.

Artikel terkait kategori geografi
Atmosfer
Unsur-unsur peta
Kondisi geografis Indonesia

2 thoughts on “Laut ingresi, laut transgresi, dan laut regresi

  1. Ricky

    Sebagai tambahan, lau t regresi juga bisa terjadi akibat tersumbatnya sungai penyuplai air ke laut karena sedimentasi. Sementara air di laut tsb akan mengalir juga ke laut yang berkaitan dengannya melalui suatu terusan.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>