Curah hujan

Hujan terjadi jika konsentrasi awan cukup banyak kemudian mendingin menjadi butiran air yang jatuh dari atmosfer menuju ke permukaan bumi. Alat untuk mengukur curah hujan dinamakan ombrometer.

Macam-macam hujan:

  1. Hujan orografis: terjadi jika udara yang basah melewati pegunungan, mengalami pendinginan dan jatuh menjadi hujan di lereng pegunungan.
  2. Hujan zenithal: hujan yang terjadi di daerah khatulistiwa karena angin naik khatulistiwa.
  3. Hujan siklon: hujan yang terjadi karena pengaruh angin siklon.
  4. Hujan muson: hujan yang terjadi karena pengaruh angin muson barat, yang berlangsung pada bulan Oktober sampai dengan bulan April.
  5. Hujan frontal: hujan yang terjadi jika pertemuan antara massa udara panas dengan massa udara dingin.

Artikel terkait kategori geografi
Gunung berapi dan usaha mitigasi bencana alam
Jumlah penduduk, cara menghitung pertumbuhan penduduk
Manfaat cagar alam dan suaka margasatwa, kelembaban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>