Bentuk-bentuk proteksi dalam perdagangan internasional

Pelaksanaan proteksi dalam perdagangan internasional mempunyai beberapa macam bentuk, yaitu:
a. Tarif atau bea masuk
bea masuk yang cukup tinggi yang dikenakan terhadap barang impor menyebabkan harga barang impor di pasaran dalam negeri meningkat. Hal ini mengakibatkan pembelian konsumen terhadap barang impor berkurang dan beralih ke produk lokal, sehingga produksi nasional meningkat. Di samping itu bea masuk dapat mengisi kas negara.
Ada tiga macam penentuan tarif, atau bea masuk, yaitu:
–    Bea ekspor, adalah pajak atau bea yang dikenakan terhadap barang yang diangkut menuju negara lain.
–    Bea transit, adalah pajak atau bea yang dikenakan terhadap barang-barang yang melalui batas wilayah suatu negara dengan tujuan akhir barang tersebut negara lain.
–    Bea impor, adalah pajak atau bea yang dikenakan terhadap barang-barang yang masuk dalam suatu negara.

b. Kuota impor (pembatasan impor)
pemerintah menetapkan batas maksimum jumlah barang tertentu yang dapat diimpor. Dengan terbatasnya jumlah barang impor yang masuk ke dalam negara, diharapkan industri domestik meningkat. Dengan adanya kuota impor, pola impor selalu dapat ditinjau dan diubah sesuai dengan keperluan pembangunan di dalam negeri.

c. Pelarangan impor
ada kalanya demi alasan tertentu. Baik ekonomis maupun politis, kran impor ditutup. Hal ini dapat berimbas pada menurunnya jumlah barang di pasaran, harga barang naik dan produksi dalam negeri meningkat.

d. Subsidi
subsidi adalah bantuan tetap dari pemerintah yang wujudnya berupa uang, tenaga atau alat. Di satu sisi subsidi memang mengurangi pendapatan pemerintah, namun di sisi lain dapat merangsang produsen dalam negeri untuk meningkatkan produksi.

e. Dumping
dumping adalah menjual barang di luar negeri lebih murah daripada di dalam negeri. Dumping yang diprakarsai oleh Jepang ini bertujuan untuk memperluas ekpor. Cara dumping sering dipandang sebagai cara yang tidak disukai dunia internasional sebab mengindikasikan kekuatan monopoli di dalam negeri lebih besar daripada di luar negeri dan terdapat hambatan yang cukup kuat sehingga konsumen dalam negeri tidak membeli barang dari luar negeri.

Artikel terkait kategori ekonomi:
Peranan pasar bagi konsumen, bagi SDM
Faktor produksi, peran pemerintah, perekonomian
Alat pemenuhan kebutuhan manusia, barang ekonomi
Transaksi keuangan, konsep kesatuan usaha
Laporan keuangan, jenis perusahaan

Lazada Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>