Bangsa Deutro Melayu

Bangsa Deutro Melayu memasuki wilayah Indonesia secara bergelombang sejak tahun 500 SM. Mereka masuk ke wilayah Indonesia melalui jalan barat, yaitu melalui daerah Semenanjung Malaya, terus ke Sumatera dan selanjutnya tersebar ke seluruh wilayah Indonesia. Keturunan bangsa Deutro Melayu misalnya suku bangsa Jawa, Melayu, Bugis, Minang, dan sebagainya. Kebudayaan Deutro Melayu lebih tinggi dari kebudayaan bangsa Proto Melayu. Benda-benda hasil kebudayaan mereka telah terbuat dari logam, yakni terbuat dari perunggu. Beberapa ratus tahun kemudian benda-benda hasil kebudayaan mereka terbuat dari besi. Kebudayaan mereka ini sering disebut dengan kebudayaan Dongson (sesuai dengan nama daerah yang banyak ditemukan benda-benda dari logam di daerah Teluk Tonkin). Daerah tersebut diperkirakan menjadi tempat tinggal mereka sebelum akhirnya memasuki dan menyebar di wilayah Indonesia. Hasil-hasil kebudayaan perunggu Indonesia yang terpenting seperti kapak corong atau kapak sepatu, nekara, bejana perunggu dan lain sebagainya. Benda-benda yang berasal dari logam perunggu pada umumnya terbuat dengan tuangan (cetakan) bivalve atau dengan cara a cire perdue.

Artikel terkait kategori sejarah:
Revolusi industri Inggris
Tokoh revolusi Amerika
Mahabharata
Taoisme
Sistem Tanam Paksa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>