Angin lembah, angin gunung, dan angin muson

Angin lembah bertiup dari lembah menuju ke gunung yang terjadi pada siang hari. Pada saat itu daerah lereng dan puncak gunung mendapatkan penyinaran matahari lebih awal dibandingkan dengan daerah lembah. Hal ini mengakibatkan suhu di daerah lembah lebih dingin dibandingkan dengan suhu di lereng dan puncak gunung. Daerah lembah memiliki tekanan maksimum sedangkan lereng dan puncak gunung mempunyai tekanan minimum. Kemudian bertiuplah angin dari lembah menuju gunung.

Angin gunung bertiup dari gunung menuju ke lembah yang terjadi pada malam hari. Pada saat itu suhu udara di gunung lebih dingin dibandingkan dengan di daerah lembah sehingga daerah gunung mempunyai tekanan maksimum dan daerah lembah mempunyai tekanan minimum. Hal ini menyebabkan angin bertiup dari gunung menuju ke lembah.

Angin muson adalah angin yang bertiup secara periodik, biasanya berganti setiap enam bulan.

Artikel terkait kategori geografi
Macam bencana alam
Tsunami, tips menghadapi tsunami, petunjuk alam
Gempa bumi, gejala gempa bumi dan cara menghadapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>