Proses cetak sablon

Kata sablon, atau stensil karena acuan cetaknya dibuat berlubang-lubang. Dari lubang inilah tinta cetak masuk dan menempel pada bidang cetak. Teknik sablon yang sederhana dapat menggunakan bahan acuan dari karton yang dilubangi.

Buat lubang sesuai dengan pola-pola yang dikehendaki oleh pembuatnya. Proses cetak sablon dapat melalui beberapa tahap yaitu:
1)    Pemasangan acuan di atas bidang cetak (kertas)
2)    Penintaan, yang dapat dilakukan dengan tiga cara:
a.    Cara recik atau semprot
b.    Cara mengoleskan tinta atau cat dengan kuas
c.    Cara menuangkan tinta atau cat di atas acuan. Kemudian diratakan dengan alat yang disebut rakel.

Untuk menyempurnakan teknik agar memiliki kualitas hasil cetakan yang lebih baik, acuan dibuat dari bahan khusus yang dikenal di pasaran, yaitu skrin (screen) atau monil. Untuk mencetak bahan cetak plastik, digunakan monil yang berukuran khusus.
Pembuatan acuan dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu sebagai berikut:
1)    Dengan menempeli monil dengan kertas kuat atau plastik pada bagian-bagian yang tidak dikehendaki dilalui oleh tinta atau cat
2)    Dengan mengoleskan bahan-bahan kental semacam lem yang dapat menutupi lubang-lubang monil yang tidak dikehendaki oleh tinta, bahan semacam ini dikenal di pasaran dengan nama komatin
3)    Dengan sistem teknologi maju melalui proses fotografi.

Incoming search terms:

  • alat rakel pada karya kerajinan sablon
sepatu pria murah sepatu wanita murah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>