Amelioratif, peyoratif, meluas, menyempit, asosiasi, dan sinestesia

Amelioratif adalah makna kata sekarang dirasakan lebih baik atau tinggi daripada sebelumnya atau semula.
Contoh: perempuan  wanita, bini  istri.

Peyoratif adalah makna kata sekarang dirasakan kurang baik daripada sebelumnya atau semula.
Contoh: gerombolan, kaki tangan, hostes, penjilat.

Meluas adalah cakupan makna sekarang lebih luas daripada makna lama.
Contoh: berlayar, saudara, bapak, ibu, anak.

Menyempit adalah cakupan makna sekarang lebih sempit daripada makna lama.
Contoh: madrasah, sarjana, pendeta.

Asosiasi adalah makna yang muncul karena persamaan sifat.
Contoh: mengocok, menumbangkan, pelicin, amplop.

Sinestesia adalah makna yang muncul karena pertukaran tanggapan dua indera.
Contoh: kata-katanya kasar, dia tersenyum manis.

Apelativa adalah penyebutan sesuatu berdasarkan:
–    anamatope atau tiruan bunyi, contoh: cecak, tokek
–    perbuatan, contoh: kuli tinta (wartawan), kawin hansip
–    penemu, contoh: ikan mujair
1)    tempat, contoh: dodol garut
2)    bahan, contoh: kain sutera, karung goni
3)    sifat menonjol, contoh: si hitam.

 

(Visited 98 times, 2 visits today)

3 thoughts on “Amelioratif, peyoratif, meluas, menyempit, asosiasi, dan sinestesia”

  1. Tolong dong kasih tau contoh kalimat elipsis dong, abis di lks b.indonesia ku ada elipsis elipsisnya. Pliiiissssss yah 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *