Sistem ekskresi pada tumbuhan

Alat pengeluaran atau ekskresi pada tumbuhan adalah stomata yang selalu menutup diri dan membuka bila terkena sinar matahari. Sedangkan yang dikeluarkan adalah kelebihan air yang mempunyai bentuk seperti uap air yang melalui proses penguapan.

Pengaturan air di dalam tumbuhan itu tergantung pada keadaan air di sekelilingnya, misalnya:
-    Tropofit, dimana tumbuhan tersebut dapat hidup dengan menyesuaikan diri pada lingkungannya. Bila lingkungannya basah dan kering atau pada musim penghujan daun-daunnya bersemi semua dan pada musim kemarau daun-daunnya berguguran. Misalnya pohon randu, pohon sono, dan pohon jati.
-    Higrofit, dimana tumbuhan tersebut hanya dapat hidup pada lingkungan yang basah atau lembab dan memiliki daun tipis serta lebar untuk mempercepat penguapannya. Misalnya keladi.
-    Xerofit, dimana tumbuhan tersebut hanya bisa hidup pada lingkungan yang kering dan memiliki daun kecil, tebal serta berlapis lilin guna menghambat penguapan. Misalnya tumbuhan kaktus.

Artikel terkait kategori biologi:
Kromosom, genotif, gamet, sintesis protein
Gerak nasti tumbuhan, populasi manusia
Reaksi terang, rantai DNA, tahapan sintesa protein

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>