Perbedaan puisi dan prosa

Puisi adalah karangan terikat atau singkat, sedangkan prosa adalah karangan bebas atau panjang. Pengertian terikat atau bebasnya suatu karangan itu masih dapat dijabarkan secara terperinci. Sebab pengertian terikat atau bebas pada zaman berikutnya berbeda dengan sekarang. Misalnya : pengertian terikat pada puisi lama berbeda dengan penertian terikat pada puisi baru.
Perlu diketahui bahwa unsur terpenting yang membedakan antara puisi dan prosa adalah irama. Sebab irama adalah unsur terpenting yang menentukan keindahan puisi.

Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan ciri-ciri umum yang dimiliki oleh puisi atau pun prosa.
Pusi:
1.    iramanya kuat
2.    bahasanya singkat atau terikat
3.    isinya padat atau bernas
4.    maknanya konotatif

Prosa:
1.    iramanya lemah
2.    bahasanya lebih panjang atau bebas
3.    isinya tidak sepadat puisi
4.    maknanya denotatif

Sedangkan prosa lirik adalah prosa yang di dalamnya terasa adanya alur dan irama puisi sehingga apresiator akan lebih terbuai dan terharu daripada membaca atau mendengar prosa biasa. Atau dapat dikatakan bahwa prosa lirik mempunyai sifat antara puisi atau prosa (setengah puisi dan setengah prosa).

Artikel terkait kategori bahasa Indonesia:
Pemakaian tanda baca
Menulis proposal
Menentukan unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam su…

Incoming search terms:

  • perbedaan puisi dan prosa
  • perbedaan puisi dengan prosa
  • perbedaan prosa dan puisi
  • Apa perbedaan puisi dan prosa
  • perbedaan prosa dengan puisi
  • persamaan puisi dan prosa
  • perbedaan pusi dengan prosa
  • ap perbedaan puisu dan prosa
  • perbedaan antra prosa dan puisi
  • ciri-ciri prosa dan puisi
sepatu pria murah sepatu wanita murah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>