Masalah Yang Diijtihadkan

Tidak semua masalah agama dapat diijtihadkan, hukum-hukum yang sudah pasti tidak boleh diijtihadkan lagi. Oleh karena itu, masalah yang diijtihadkan adalah hukum-hukum syara yang tidak mempunyai dalil qath’i (pasti), bukan hukum-hukum akal dan masalah-masalah yang berhubungan dengan ilmu kalam (aqidah). Demikian pula, bukan masalah-masalah yang sudah mempunyai dalil qathi, seperti shalat lima waktu dan sebagainya.
Dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, banyak masalah yang perlu mendapat kejelasan hukumnya melalui ijtihad. Ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan temuan-temuan baru yang hukumnya harus diatur, misalnya dalam bidang kedokteran ditemukan teknologi bayi tabung, alat-alat kontrasepsi, dan sebagainya. Penemuan tersebut memerlukan hukum dalam penggunaannya di kalangan umat Islam. Karena itu, ijtihad akan senantiasa diperlukan sehingga persoalan-persoalan yang dihadapi umat Islam dapat memperoleh hukum yang jelas dan pasti.
Adanya ijtihad menyiratkan bahwa Islam senantiasa dapat memberikan jawaban terhadap permasalahan yang dihadapi manusia dari zaman ke zaman sehingga hukum-hukumnya akan senantiasa aktual.

Malaikat dan makhluk gaib lainnya

Allah menciptakan malaikat, yaitu makhluk gaib yang melaksanakan tugas-tugas yang diberikan Allah. la diciptakan Allah dari cahaya.
Seorang muslim wajib mengimani adanya malaikat sebagai makhluk Allah di samping manusia, jin, dan iblis. Keyakinan kepada malaikat dan makhluk gaib lainnya didasarkan kepada firman Allah. Keyakinan tersebut bukan hanya sebatas mengetahui nama dan tugasnya, melainkan melahirkan dampaknya pada perilaku. Jika kita meyakini adanya malaikat yang senantiasa mencatat kebaikan dan keburukan manusia setiap saat, yaitu Rakib dan Atid, ia akan selalu berhati-hati.
Segala perbuatannya akan dicatat dan diminta pertanggungjawabanya pada saatnya nanti. Ia tidak akan pernah putus asa, segala usahanya tidak lepas begitu saja, sekalipun hasilnya di dunia tidak dapat ia rasakan, tetapi di akhirat akan ia terima. Ia selalu bergerak terus berusaha, sebab hidup adalah proses dan setiap proses dicatat oleh malaikat tanpa ada yang terlewat. Karena itu, iman kepada malaikat melahirkan sikap hati-hati, optimis, dan dinamis, tidak mudah putus asa atau kecewa. Demikian pula apabila orang meyakini adanya iblis atau setan, maka ia akan senantiasa waspada untuk tidak terjerat kepada godaan yang dapat menyesatkannya.

Cara-cara Ijtihad

Mujtahid berijtihad dengan memperhatikan daIil-dalil yang tinggi tingkatannya kemudian berurut pada tingkatan berikutnya. Urutan tersebut sebagai berikut: 1). Nash Alquran, 2). khabar (hadis) mutawatir, 3). khabar Ahad, 4). Zahir Quran dan 5). Zahir Hadis.
Apabila dalam urutan itu tidak didapatkan, hendaknya memperhatikan perbuatan-perbuatan Nabi kemudian taqrirnya. Jika melalui ini pun tidak didapatkan, maka hendaknya memperhatikan tatwa-fatwa sahabat. Jika tidak didapat, barulah di.tetapkan melalui qiyas atau dengan salah satu dalil yang dapat dibenarkan menurut syara, dengan memperhatikan kemaslahatan (kebaikan).
Jika didapatkan dalil yang berlawanan, hendaknya mengumpulkan dalil-dalil menurut qaidah yang dibenarkan. Jika tidak mungkin mengumpulkan. diambil salah satu yang dipandang lebih kuat. Apabila sama-sama kuat, hendaknva menasakhkan, atau mencari yang terdahulu dan yang kemudian, yang dahulu itulah yang dibatalkan. Kalau tidak diketahui, hendaknya berhenti (tawaquf), tidak boleh menetapkan hukum dengan dalil yang bertentangan, hendaknya menggunakan dalil yang lebih rendah tingkatannya.
Demikian ketatnya cara berijtihad sehingga hanya orang yang memiliki kemampuan yang optimal saja yang mampu menjadi mujtahid. Begitulah hati-hatinya para mujtahid dalam menetapkan suatu hukum.

Bentuk-bentuk campur tangan pemerintah

• Membuat peraturan-peraturan
Tujuan pokok dari peraturan-peraturan pemerintah adalah agar kegiatan ekonomi dijalankan secara wajar dan tidak merugikan khalayak ramai.
• Menjalankan Kebijakan Fiskal dan Moneter
Kebijakan fiskal adalah strategi langkah-langklah pemerintah dalam pengeluaranya dan dalam sistem dan cara-cara mengumpulkan pajak. Sedangkan Kebijakan moneter adalah langkah-langkah pemerintah untuk mempengaruhi situasi keuangan dalam perekonomian yaitu mempengaruhi tingkat bunga dan mengatur jumlah uang yang beredar.
• Melakukan Kegiatan Ekonomi Secara Langsung
Kegiatan-kegiatan secara langsung yang dilakukan oleh pemerintah dengan tujuan untuk mengurangi keuntungan perorangan dan memaksimumkan keuntungan sosial adalah 1). Kegiatan pengangkutan kereta api, 2). Perusahaan jasa untuk menyediakan air bersih, listrik dan telefon, dan 3). Perusahaan jasa pos. Apabila kegiatan ini tidak dipegang dan dijalankan pemerintah maka tarif yang akan ditentukan oleh pihak swasta yang menjalankanya biasanya akan lebih tinggi dan ini merugikan masyarakat.

UANG, PERDAGANGAN DAN SPESIALISASI

Perekonomian dunia telah mengalami perubahan yang sangat drastis dalam dua setengah abad belakangan ini. Mula-mula perubahan tersebut terutama di negara-negara maju. Akan tetapi semenjak Perang Dunia kedua banyak Negara berkembang juga mengalami perubahan corak kegiatan ekonomi yang nyata. Di samping itu unit-unit produksi telah sanggup mengembangkan teknik produksi yang modern sehingga mereka dapat menyediakan barang-barang yang dibutuhkan masyarakat dalam jumlah yang sangat besar. Kegiatan perdagangan yang bertambah efisien selanjutnya menimbulkan pula perkembangan spesialisasi dalam kegiatan memproduksi. Bertambah pentingnya peranan perdagangan dan spesialisasi kegiatan memproduksi merupakan ciri penting dari suatu perekonomian modern.

Sistem ekonomi

Secara garis besar, sistem ekonomi dibedakan dalam tiga bentuk : ekonomi pasar, ekonomi campuran, dan ekonomi perencanaan pusat. Ekonomi pasar adalah perekonomian yang kegiatanya dikendalikan sepenuhnya oleh interaksi antara pembeli dan penjual di pasar. Ekonomi campuran adalah sistem ekonomi pasar yang disertai campur tangan pemerintah. Sedangkan sistem ekonomi perencanaan pusat adalah sistem ekonomi yang kegiatanya diatur sepenuhnya oleh pemerintah.
Sebagian besar negara yang ada di dunia menggunakan sistem ekonomi campuran, yaitu sistem perekonomian yang disertai campur tangan pemerintah, dalam mengatur kegiatan ekonominya. Seperti di negara-negara maju Amerika Serikat, Jepang, Jerman Barat dan Inggris, Juga di negara-negara yang berkembang seperti Indonesia, India. Malaysia dan Filipina.

Pengertian Seni

Janet Woll mengatakan bahwa seni adalah produk sosial. Sedangkan menurut Kamus B.Indonesia, seni adalah keahlian yang membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, dll), seperti tari, lukis, ukir, dll. Maka konsep pendidikan yang memerlukan ilmu dan seni adalah proses atau upaya sadar antara manusia dengan sesama secara beradab, di mana pihak kesatu secara terarah membimbing perkembangan kemampuan dan kepribadian pihak kedua secara manusiawi yaitu orang perorang. Oleh karena itu, budi bahasapun adalah suatu seni. Seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu seperti tari,lukis,ukir dlI.

Pengertian salat berjamaah

Salat berjamaah ialah salat yang dikerjakan secara bersama-sama, sekurang-kurangnya dua orang. Lebih banyak anggota jemaahnya lebih baik. Salat ini dipimpin oleh seorang imam yang diikuti pengikutnya, yang disebut makmum. Salat berjamaah dapat dilaksanakan di masjid, musala, rumah, atau tempat-tempat lain yang bersih dan pantas digunakan untuk salat.
Mengerjakan salat berjamaah hukumnya termasuk sunat muakad, yakni lebih utama jika dikerjakan. Salat berjamaah ganjarannya lebih besar jika dibandingkan dengan salat sendirian.

Pengertian kitab dan suhuf

Kitab, secara bahasa artinya buku, sedangkan arti kitab menurut istilah, ialah kumpulan wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada rasul-rasul-Nya yang terdapat pada lembaran-lembaran, kemudian dijilid menjadi bentuk buku. Kitab yang dimaksud sebagaimana uraian tersebut di atas adalah kitab Zabur, Taurat, Injil, dan Al Quran.
Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT yakni mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT, telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada rasul-rasul-Nya, melalui malaikat Jibril dan kita meyakini segala isi yang terdapat di dalamnya adalah benar.
Suhuf, artinya lembaran-lembaran suci, Suhuf ini termasuk wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada para Nabi, seperti Nabi Ibrahim AS dan Nabi Musa AS.

PENGERTIAN AL QURAN

Al Quran adalah kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Allah SWT tidak menurunkan lagi kitab suci setelah diturunkannya kitab suci yang terakhir ini. Demikian juga Dia tidak mengangkat lagi nabi dan rasul setelah kerasulan Muhammad SAW, maka beliau disebut Khataman Nabiyyin walmursalin, artinya nabi dan rasul yang terakhir.
Meyakini kitab suci Al Quran dan meyakini kitab suci yang diturunkan sebelumnya, termasuk rukun iman yang ketiga. Tidak termasuk mukmin bagi orang yang meragukan dan tidak mempercayainya.
Iman kepada kitab suci Al Quran maksudnya orang Islam itu mempercayai bahwa :
1. Kitab suci Al Quran itu seluruhnya datang dari Allah SWT.
2. Semua isi Al Quran itu benar dan tidak mungkin terdapat kesalahan atau kekeliruan.
3. Al Quran itu wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dan petunjuk bagi umat Islam.

“Quran” secara bahasa artinya “bacaan”.
Adapun pengertian Al Quran menurut istilah, yakni wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dan petunjuk bagi orang-orang Islam, dan membacanya termasuk ibadah.