Syarat-syarat kelompok sosial

Suatu kelompok manusia akan disebut sebagai kelompok sosial jika memenuhi persyaratan tertentu. Menurut Soerjono Soekanto, suatu kelompok dikatakan sebagai kelompok sosial jika memiliki atau memenuhi persyaratan berikut:
a.    Setiap anggota kelompok tersebut harus sadar bahwa dia merupakan sebagian dari kelompok yang bersangkutan
b.    Ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dengan anggota yang lainnya dalam kelompok tersebut
c.    Ada suatu faktor yang dimiliki bersama oleh anggota-anggota kelompok tersebut sehingga hubungan antara mereka bertambah erat. Faktor tersebut dapat berupa nasib yang sama, kepentingan yang sama, tujuan yang sama, dan ideologi politik yang sama. Faktor mempunyai musuh bersama dapat pula menjadi faktor pengikat atau pemersatu dalam kelompok sosial
d.    Berstruktur, berkaidah, dan mempunyai pola perilaku.

Pengertian erosi

Tanah di sekeliling kita selalu berubah. Hal ini terjadinya perlahan-lahan, dalam waktu ratusan ribu tahun. Gunung-gunung yang tinggi tanahnya selalu juga terkikis oleh hujan dan angin. Peristiwa ini dapat pula disebut erosi.

Peristiwa terkikisnya tanah disebut erosi. Erosi disebabkan oleh karena terjadinya perubahan ekosistem (lingkungan), baik karena gangguan alam atau karena tindakan manusia. Agar tidak terjadi erosi, maka lereng gunung dan hutan perlu ditanami dengan pohon-pohonan. Di tanah pegunungan, tumbuhan pelindung harus tetap tumbuh. Selain itu, erosi dapat pula dicegah dengan mengadakan sengkedan. Sengkedan adalah tata cara pengaturan air pada tanah pertanian dengan membuat terasering pada tanah yang miring.

Obsidian, granit, basalt, batu serpih, batu kapur, dan kuarsa

Obsidian juga termasuk jenis batuan beku. Warnanya hitam, seperti kaca, tidak ada kristal-kristal. Cara pembentukannya dari lava permukaan yang mendingin dengan cepat.

Granit juga termasuk jenis batuan beku. Terdiri atas kristal-kristal kasar, warna putih sampai abu-abu, kadang-kadang jingga. Cara pembentukannya dari pendinginan lambat lava dan batuan cair di dalam tanah.

Basalt juga tergolong jenis batuan beku. Terdiri atas kristal-kristal yang sangat kecil, berwarna hijau keabu-abuan dan berlubang-lubang. Cara pembentukannya dari pendinginan cepat lava dan penguapan gas-gas membentuk lubang-lubang.

Batu serpih baunya seperti tanah liat. Batu ini agak lunak. Batu serpih terjadi dari butir-butir halus, warna hijau, hitam, kuning, merah, abu-abu. Cara terbentuknya dari lumpur yang diikat oleh semen alam.

Batu kapur. Batu ini agak lunak, warnanya putih, merah keabu-abuan, membentuk gas karbondioksida kalau ditetesi asam. Cara terbentuknya dari organisme yang telah mati, yang menggunakan kalsium karbonat dari laut untuk membentuk bagian-bagian tubuhnya dari pengaruh air dan angin.

Kuarsa sangat keras, berwarna putih, merah keabu-abuan, butir-butirnya tidak jelas, agak seperti kaca. Cara terbentuknya terjadi bila batu pasir kena suhu dan tekanan tinggi.

Rabun jauh dan rabun dekat

Pada orang yang sering melihat dekat, misalnya membaca terlalu dekat, lensa mata tidak dapat memipih sebagaimana mestinya sehingga titik jauh bergeser dan bayangan benda jatuh di depan bintik kuning. Hal ini menyebabkan mata tidak dapat melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh. Gangguan mata yang tidak dapat melihat jauh disebut rabun jauh atau miopi. Gangguan mata rabun jauh atau miopi dapat ditolong dengan menggunakan kaca mata lensa cekung atau lensa negatif. Lensa negatif ini berfungsi untuk membentuk bayangan maya dari benda yang letaknya jauh pada titik jauh mata sehingga bayangan benda jatuh tepat pada bintik kuning.

Pada orang yang sering melihat jauh, misalnya para pelaut yang sering melihat cakrawala, lensa mata tidak dapat menjadi cembung sebagaimana mestinya, sehingga titik dekat bergeser menjauhi mata dan bayangan benda jatuh di belakang bintik kuning. Hal ini menyebabkan mata tidak dapat melihat dengan jelas benda yang letaknya dekat. Gangguan mata yang tidak dapat melihat jarak dekat atau baca normal disebut rabun dekat atau hipermetropi. Rabun dekat atau hipermetropi dapat dibantu dengan menggunakan kaca mata lensa cembung atau lensa positif. Kaca mata berlensa positif ini berfungsi untuk membentuk bayangan maya benda-benda yang letaknya pada jarak baca normal di titik dekat.

Pengertian cetak tinggi

Cetak tinggi merupakan salah satu proses kegiatan mencetak seni grafis yang memanfaatkan bentuk yang paling tinggi yang berasal dari plat klise untuk menghasilkan bentuk karya berupa gambar. Acuan cetak tinggi itu serupa dengan panel ukiran atau panel relief. Oleh sebab itu, cetak tinggi disebut juga cetak relief. Acuan cetak tinggi dibuat dari bahan-bahan keras dan lunak. Dalam pendidikan seni, kegiatan mencetak oleh siswa. Bahan sederhana itu antara lain adalah umbi-umbian, kayu lunak dan karet penghapus. Peralatan cukilnya pun sederhana, yaitu pisau pena dan sejenisnya.

Mencukil atau menoreh bukan satu-satunya teknik untuk membuat acuan cetak tinggi, tetapi masih ada teknik yang lain, yaitu menempel.

Cara pembuatan plat klise untuk cetak tinggi yaitu langkah pertama adalah membuat sket di atas plat atau klise tersebut. Kemudian mencungkil dengan pahat grafis atau pahat coret. Setelah itu, berilah tinta pada permukaan papan tadi dengan cara diroll lalu dicapkan pada permukaan kertas polos. Maka gambar yang ditoreh akan berpindah ke atas permukaan kertas.

Cetak tinggi atau cetak timbul merupakan proses mencetak dengan memanfaatkan bagian yang paling tinggi dari alat cetak. Contoh alat cetak tinggi adalah stempel. Hasil cetakan stempel berasal dari tulisan atau gambar yang timbul pada stempel.

Pengertian toko

Toko merupakan bangunan tetap untuk menjual barang kebutuhan sehari-hari. Luas bangunannya lebih besar daripada warung. Pengelolaan usahanya pun dilakukan secara lebih rapi. Saat ini toko ada yang mengkhususkan diri untuk menjual barang tertentu. Toko pakaian menjual pakaian untuk anak-anak dan dewasa. Toko elektronik menjual barang elektronik, seperti televisi, radio, dan kipas angin. Sementara itu, macam-macam perabotan seperti lemari, meja, kursi, dan tempat tidur dapat ditemui di toko mebel.

Kegiatan jual beli di toko berbeda dengan di warung. Harga barang di toko telah ditetapkan dan tidak bisa ditawar. Kelebihannya, pembeli memiliki banyak pilihan karena barang yang dijual lebih banyak daripada di warung. Pembeli pun bebas memilih barang. Kemudian membayar sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

Pengertian warung

Warung adalah bangunan kecil yang dipakai untuk berjualan. Letak warung berada di dekat rumah pemiliknya. Malah terkadang menyatu dengan rumah pemiliknya. Di lingkungan rumah kita biasanya terdapat lebih dari satu warung. Warung juga banyak terdapat di sudut jalan dan tempat-tempat yang ramai dikunjungi.

Jumlah dan jenis barang yang dijual di warung sedikit. Biasanya hanya berupa barang kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, minuman, sabun mandi, dan sikat gigi. Membeli barang di warung sangat mudah. Kita tinggal menyebutkan barang yang akan dibeli, penjual langsung mengambilkan. Harganya pun terkadang bisa ditawar.

Pengertian pedagang keliling

Pedagang keliling adalah pedagang yang menjual dagangannya dengan cara berkeliling di perumahan atau perkampungan. Pedagang keliling menjajakan barang dagangannya dengan berbagai cara. Ada yang berjalan kaki, menggunakan keranjang yang dipikul, memakai gerobak, atau menggunakan kendaraan. Misalnya, sepeda, sepeda motor, atau mobil.

Barang-barang yang diperjualbelikan di antaranya adalah sayur mayur, roti, jagung rebus, peralatan rumah tangga, dan minuman. Cara menjajakan dagangan yang dilakukan oleh pedagang keliling ada bermacam-macam. Ada yang berkeliling sambil berteriak, menggunakan bunyi dari bel sepeda, atau menggunakan ketukan mangkuk. Cara-cara tersebut dilakukan untuk menarik minat para pembeli.

Pengertian jual beli

Jual beli adalah persetujuan saling mengikat antara penjual dan pembeli. Ada empat hal pokok dalam kegiatan jual beli, yaitu sebagai berikut:
1)    Ada penjual. Penjual adalah orang yang menjual barang kepada orang lain yang memerlukan barang tersebut.
2)    Ada pembeli. Pembeli adalah orang yang membeli barang dan membayar harga barang yang dijual.
3)    Ada barang yang diperjual-belikan. Misalnya: pakaian, makanan, minuman, dan alat-alat rumah tangga.
4)    Adanya kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.

Kegiatan jual beli meliputi beberapa kegiatan. Diawali dengan calon pembeli yang mendatangi penjual atau sebaliknya, penjual yang mendatangi pembeli. Setelah keduanya bertemu, mereka akan saling tawar menawar untuk mencapai kesepakatan harga. Bila antara keduanya terjadi kesepakatan harga, barulah kegiatan jual beli terjadi.

Namun, kini tawar menawar tidak selalu terjadi di setiap kegiatan jual beli. Kondisi ini bisa anda lihat di beberapa pusat perbelanjaan karena di sana harga sudah ditetapkan penjual.

Fungsi pameran dan pergelaran

Kegiatan pameran dan pergelaran memiliki manfaat atau fungsi yang dapat dirasakan langsung maupun tidak langsung. Manfaat yang langsung adalah sebagai media untuk berekspresi diri, berkomunikasi, pengembangan bakat, dan apresiasi. Sedangkan manfaat tidak langsung adalah kegiatan ini dapat mengembangkan kepekaan terhadap alam sekitar dan menambah kehalusan budi pekerti.

Pameran atau pergelaran berfungsi sebagai media ekspresi diri bagi pembuat karya seni. Dengan adanya pameran atau pergelaran seseorang diberi kesempatan untuk membuat karya seni untuk kemudian diperlihatkan.

Hal ini juga menimbulkan fungsi pameran atau pergelaran sebagai media pengembang bakat. Makin banyak kesempatan untuk pameran atau pergelaran, makin banyak latihan untuk mengasah bakat seniman dan makin banyak karya yang dihasilkan.

Pameran atau pergelaran juga menjadi media komunikasi antara pencipta karya seni dengan penikmatnya. Seniman menyampaikan suatu ide dan pesan lewat karyanya yang kemudian ditangkap oleh penikmat seni yang melihat pameran atau pergelaran itu.

Dengan demikian, pameran atau pergelaran selanjutnya juga menjadi media apresiasi seni. Apresiasi merupakan kegiatan yang meliputi pengamatan, penghayatan, penilaian, dan penghargaan terhadap sesuatu. Dengan pameran atau pergelaran, seseorang dapat melakukan pengamatan terhadap karya seni dan memberikan penilaian. Penilaian ini menjadi masukan bagi seniman untuk membuat karya yang lebih baik lagi.