Penyebab Isyraf

Perilaku isyraf dapat disebabkan oleh hal-hal berikut.
a. Lemahnya akal pikiran dalam memandang dan mempertimbangkan dalam pendayagunaan harta secara benar dan tepat guna. Benar dalam arti sesuai dengan aturan hukum Allah swt. dan tepat berarti sesuai dengan skala prioritas.
b. Ingin mendapat pujian orang lain (riya’).
c. Malas dalam berpikir.
d. Lemah jiwa dan agamanya.

Menghindari Isyraf
Perilaku isyraf harus dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Cara menyelamatkan hati dari sikap isyraf sebagai berikut.
a. Menjauhi semua penyebabnya dan selalu bertawakal kepada Allah swt.
b. Berlatih mengatur pengeluaran dengan manajemen yang benar.
c. Memahami segala akibatnya jika bersikap berlebihan.
d. Mengingat keadaan fakir atau kalau suatu saat jatuh miskin.
e. Menyalurkan harta melalui zakat, sedekah, dan infak setiap mendapat rezeki.

Pembelanjaan Aktif Perusahaan

Dengan pembelanjaan aktif dimaksudkan cara menggunakan dana yang tersedia secara effective dan efisien di dalam operasi perusahaan sehingga terdapat keseimbangan di antara kepentingan rentabilitas dan kepentingan likwiditas.
Bila perusahaan dalam pembelanjaan aktifnya terlalu mendasarkan diri kepada motif mengejar laba, ini berarti bahwa kepentingan rentabilitas lebih ditonjolkan. Hal seperti ini misalnya dilakukan dengan lebih banyak membelanjakan dana kepada barang modal atau persediaan bahan-bahan yang berlimpah-limpah, akibatnya likwiditas perusahaan menjadi kecil. Hal yang demikian ini akan mengurangi kepercayaan kreditor kepada perusahaan sehingga nama baik perusahaan akan terancam, sebab tagihan-tagihan kreditor tidak dapat dipenuhi lagi.
Sebaliknya bila perusahaan dalam pembelanjaan aktifnya terlalu menonjolkan kepada kepentingan likwiditas, misalnya sebahagian besar dana tersimpan dalam bentuk yang likwid, maka rentabilitas perusahaan menjadi menurun, sebab luas operasi perusahaan semakin kecil.
Karena itulah, keseimbangan antara likwiditas dengan rentabilitas dalam pembelanjaan aktif perusahaan harus selalu mendapat perhatian.

Prinsip ilmu pengetahuan

Dalam mencari ilmu pengetahuan ada prinsip-prinsip tertentu yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut.
1. Ilmu pengetahuan dan teknologi harus dikembangkan dengan nama Allah swt. Artinya, ilmu pengetahuan dan teknologi kita kembangkan bukan karena keagungan atau kekayaan diri kita. Dengan demikian, akan terbebas dari godaan nafsu duniawi dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita mempelajari ilmu pengetahuan tidak boleh sekadar berorientasi pada harta atau ketenaran semata, tetapi sebagai sarana ibadah kepada Allah swt.
2. Ilmu pengetahuan dan teknologi dikembangkan dengan mengacu pada aturan Allah swt. Artinya, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak boleh dilakukan dalam bidang yang diharamkan Allah swt. seperti sihir dan tenung. Demikian juga tidak boleh dengan cara yang dilarang oleh agama, seperti merusak alam dengan limbah berbahaya.
3. Ilmu pengetahuan dan teknoiogi dikembangkan untuk menopang tugas manusia sebagai khalifah Allah swt. di bumi. Ilmu pengetahuan dan teknologi dikembangkan sebagai sarana memakmurkan bumi. Sebagaimana kita ketahui bahwa Allah swt. mengutus manusia di bumi ini sebagai khalifah-Nya. Manusia mendapat tugas untuk memakmurkan bumi ini dan tidak menyebabkan kerusakan di atasnya.

Proses Perputaran Keuangan Perusahaan

Bila tubuh manusia perlu sekali darah, maka bagi perusahaan, uang dapat diibaratkan sebagai darah. Selama operasi perusahaan berjalan, selama itu pula uang sangat diperlukan.
Jumlah uang yang masuk ke dalam perusahaan merupakan suatu dana. Dana itu berasal dari perusahaan sendiri dan dari luar perusahaan, bersumber dari kredit baik jangka pendek maupun jangka panjang atau dengan pemasukan modal baru.
Dana perusahaan dibelanjakan untuk modal tetap seperti: tanah, bangunan, mesin-mesin, dan peralatan-peralatan, juga dibelanjakan untuk modal kerja yaitu untuk pembelian bahan-bahan, membayar upah buruh, biaya umum dan lain sebagainya.
Dengan pembelanjaan tersebut di atas, perusahaan berproses produksi untuk menghasilkan hasil produksi. Hasil produksi sebahagian dijual melalui saluran distribusi dan sebahagian lagi berupa stock.
Hasil produksi dapat terjual secara tunai dapat pula dengan cara kredit.
Penjualan hasil produksi yang berupa tunai, masuk kembali ke dalam perusahaan. Demikian terjadi seterusnya, terjadinya proses perputaran keuangan bagi suatu perusahaan.
Volume produksi bisa meningkat atau menurun, tergantung daripada aktivitas-aktivitas di bidang penjualan dan ini pulalah yang menentukan maju-mundurnya suatu perusahaan.

Tiga Jalan Islam Masuk di Indonesia

Terdapat tiga jalan yang menjadi pintu masuk dan penerimaan Islam oleh masyarakat Nusantara. Ketiga jalan tersebut adalah jalan perdagangan, pendidikan, dan sosial budaya.
1. Jalan Perdagangan
Jalan ini merupakan jalan yang pertama kali digunakan untuk penyebaran Islam di Nusantara. Para pedagang muslim berinteraksi dengan pedagang Nusantara dan memperkenalkan Islam. Dengan interaksi yang aktif, periahan tapi pasti Islam masuk ke Nusantara.
2. Jalan Pendidikan
Selain masuk melalui perdagangan, Islam juga masuk melalui pendidikan. Para ulama muslim melanglang buana menyebarkan Islam sebagai misi hidup mereka. Beberapa diantara mereka masuk ke Indonesia dan menyebarkan Islam di Indonesia. Salah satu yang terkenal diantara para ulama itu adalah Maulana Malik Ibrahim yang mendirikan pesantren dan memunculkan murid-murid hebat yang dikenal sebagai walisongo.
3. Jalan Sosial Budaya
Jalan ini menggunakan kontak sosial seperti pertemanan, pernikahan, atau kekuasaan sosial sebagai raja serta budaya untuk menyebarkan Islam. Contoh cara ini adalah penggunaan gamelan oleh Sunan Kalijaga untuk menyebarkan Islam di Jawa Tengah.

Kultur jaringan

Kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan menjadi tanaman baru yang sifatnya sama dengan induknya. Kultur jaringan. pada dasarnya termasuk perbanyakan tanaman secara vegetatif, dan jaringan yang bisa diambil dari mana saja, misal dari daun, batang, akar bahkan bunga. Karena yang ditanam adalah jaringan, maka dapat dipastikan banyaknya individu baru yang akan mucul dengan waktu yang relatif singkat dan sifat yang sama dengan induknya.

Download mp3 agnes monica

Download gratis lagu agnes monica Kau Yang Ku Cinta, Muda (le o le o), Kamu Dan Kamu, Indah, Bad Girl, I Finally Found Someone, Hide And Seek, Temperature, Flying High, Shake It Off, Matahariku, En Donde Estas, Janji Janji, Godai Aku Lagi, Shut Em Up, Let’s Fall In Love Again, Merah Putih, Be Brave, Teruskanlah, I Believe (Outro), Ini Gila, Ini Cinta, House Musik, Get Up, Dewi Cinta, Got Me Figured Out, Renegade, Coz I Love U, Bad Girl, Cinta Diujung Jalan, Matahariku, Rindu, Paralyzed, Rapuh, Karena Ku Sanggup, Tak Ada Logika, Cinta Mati, Teruskanlah, Tanpa Kekasiku, Jera, Godai Aku Lagi, Indah, Cinta Di Ujung Jalan, Shake it off, Don’t, Bukan Milikmu Lagi, Ku Di Sini, Dan Tak Mungkin, Ku T’lah Jatuh Cinta, Salah Jatuh Cinta, Kamu Dan Kamu, Bilang Saja, Berlebihan, What They Called Soulmate, Kau Yang Kucinta, A.G.N.E.Z.I.O.U.S, Get Up, Janji – janji, ‘Coz I love you, Be Brave, Bad Girl, Tak Kan Sampai Disini
Download lagunya disini:

http://search.4shared.com/q/1/agnes%20monica

Ilmu Ekonomi

Ilmu Pengetahuan dapat dibagi atas tiga cabang ilmu yaitu: Natural Science, Humaniterian Science dan Social Science. Ilmu Ekonomi termasuk ke dalam cabang Ilmu Pengetahuan Sosial atau Social Science.
Ilmu Ekonomi adalah suatu Ilmu Sosial yang mempelajari masyarakat dalam usahanya untuk mencapai kemakmuran.
Ilmu Ekonomi itu dapat dibedakan antara Ilmu Ekonomi Perusahaan dan Ilmu Ekonomi Sosial. Ekonomi Perusahaan adalah suatu bahagian dari Ilmu Ekonomi yang khusus bertujuan untuk mempelajari gejala di dalam rumah tangga perusahaan. Ilmu Ekonomi Sosial dan Ilmu Ekonomi Perusahaan mempunyai hubungan yang erat satu sama lain. Dalam kenyataannya Ilmu Ekonomi Sosial-lah yang banyak memberikan bantuan kepada Ilmu Ekonomi Perusahaan.
Berdasarkan atas pokok-pokok persoalan, maka Ekonomi Perusahaan itu dapat dibagi atas lima bahagian yaitu: Persoalan-persoalan tentang Harga Pokok, Perbelanjaan, Neraca, Organisasi dan Teknik Perniagaan dan tentang Organisasi.
Organisasi. Perusahaan adalah suatu bahagian khusus dari Ekonomi Perusahaan. Ia membicarakan masalah-masalah tentang organisasi intern dan organisasi extern perusahaan.

Ilmu Tajwid

Terdapat beberapa hukum bacaan tajwid. Hukum bacaan tersebut sebagai berikut.
a. Mad Tabi’i
Bacaan mad tabi’i terjadi jika ada wau sukun didahului huruf berharakat dammah, ya sukun didahului huruf berharakat kasrah, dan alif didahului huruf berharakat fathah. Jika dalam membaca Al-Quran Anda menemukan ciri-ciri tersebut, bacalah dengan panjang satu alif atau dua harakat.
b. Mad Jaiz Munfasil
Bacaan mad jaiz munfasil terjadi jika ada mad tabi’i bertemu dengan hamzah dalam kalimat yang berbeda. Jika dalam membaca Al-Quran Anda bertemu dengan kalimat yang memiliki ciri-ciri seperti disebutkan, bacalah dengan panjang satu alif, dua alif, atau 2,5 alif.
c. Idgam Bigunnah
Bacaan idgam bigunnah terjadi jika ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf idgam bigunnah, yaitu ya, nun, mim, dan wau. Idgam berarti masuk atau lebur dan bigunnah berarti dengan mendengung. Cara membaca bacaan idgam bigunnah adalah huruf nun mati lebur ke dalam huruf idgam bigunnah yang ditemui.
d. Ikhfa Haqiqi
Bacaan ikhfa haqiqi terjadi jika ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf ikhfa haqiqi yang berjumlah lima belas.

Sebab Turunnya Surah Al-Kafirun [109]

Rasulullah berdakwah kepada seluruh kalangan di Mekah. Semakin lama semakin banyak orang mengikuti dakwah Rasulullah. Hal ini membuat para pemuka Quraisy tidak suka. Mereka pun menemui Rasulullah saw. dan menawarkan kerja sama dan toleransi beribadah. Mereka ingin Rasulullah dan para penyembah berhala saling bertoleransi agar kedamaian Mekah dapat terjaga. Toleransi yang mereka tawarkan adalah saling menghargai dan menyembah sesembahan yang diakui seluruh warga Mekah.
Caranya adalah selama satu minggu kaum kafir Quraisy mengikuti Rasulullah saw. menyembah Allah swt. dan seminggu berikutnya Rasulullah saw. mengikuti kaum kafir untuk menyembah berhala sesembahan mereka. Mendengar tawaran seperti itu, Rasulullah dengan tegas menolaknya. Selanjutnya, turunlah Surah Al-Kafirun [109] ini. Surah ini menegaskan jawaban Rasulullah tersebut.