Kepercayaan pada Masa Bercocok Tanam

Pada masa bercocok tanam dan juga pada masa perundagian, telah dihasilkan bangunan-bangunan megalit, seperti menhir, dolmen, keranda, kubur batu, dan lain-lainnya.
Dalam kubur batu terdapat bekal kubur, yaitu bekal-bekal bagi si mati. Bekal-bekal tersebut dimaksudkan sebagai bekal sclama perjalanan ke alam “sana”, dan bekal selama masa¬¨masa permulaan berada di alam tersebut.
Dolmen, berupa meja batu berkakikan menhir. Dolmen dimaksudkan menjadi tempat saji, dan tempat pemujaan roh nenek moyang, kadang-kadang di bawahnya terdapat kuburan.
Dengan adanya bangunan-bangunan megalit, seperti dolmen, menhir, punden berundak, dan lain-lainnya itu diperoleh kesan bahwa pemujaan roh nenek moyang mempunyai tempat penting dalam kehidupan rohani pada masa itu.
Bukti bahwa pada masa bercocok tanam telah berkembang adanya kepercayaan ialah ditemukannya kapak¬kapak yang indah sekali dan tidak ada bekas-bekas bahwa kapak tersebut dipergunakan, baik kapak batu, maupun kapak perunggu. Hal itu menunjukkan bahwa pada masa itu telah ada semacam upacara, yang tentu adanya hubungan erat dengan kepercayaan atau agama. Juga ditemukannya nekara-nekara, pasti ada kaitannya dengan upacara, misalnya upacara yang bertalian dengan pertanian.

Masalah Pemerintah di Bidang Ekonomi

Permasalahan-permasalahan ekonomi yang dihadapi tiap negara pasti beragam. Mayoritas negara-negara di dunia merupakan negara berkembang. Negara-negara tersebut umumnya menghadapi permasalahan kemiskinan, pengangguran, dan kekurangan modal. Selain negara berkembang ada juga negara yang masuk dalam kategori negara maju. Negara yang sudah maju bukan berarti tidak mempunyai permasalah ekonomi. Permasalahan yang dihadapi negara maju, antara lain kekurangan tenaga dan kerusakan alam.
Tiap hari kita sering mendengar atau melihat masalah ekonomi yang dihadapi negara-negara di dunia melalui media cetak atau elektronik. Ketika membicarakan masalah perekonomian, masalah yang dimaksud adalah masalah ekonomi makro. Mayoritas permasalahan yang kita dengar dan lihat tiap hari tersebut merupakan masalah penting di dunia ekonomi.
Permasalahan-permasalahan tersebut tentu berimbas pada kondisi perekonomian di Indonesia. Untuk itulah, penting bagi kita untuk mengetahui masalah-masalah ekonomi yang dihadapi pemerintah.

Kepercayaan Masyarakat Berburu dan Mengumpulkan Makanan

Manusia purba di Indonesia, seperti Homo wajakensis dan Pithecanthropus erectus telah menunjukkan kepada kita bahwa telah ada tanda-tanda penguburan. Namun hal ini belum ada bukti-buktinya. Namun di Tiongkok menunjukkan bahwa Sinanthropus telah mengenal penguburan.
Dalam uraian di atas telah dijelaskan, bahwa Pithecanthropus erectus adalah manusia purba yang sejenis Sinanthropus. Karena itu masyarakat di Indonesia pada masa berburu dan mengumpulkan makanan, diperkirakan juga sudah mengenal bahwa jenazah manusia itu harus dikubur. Soal mati adalah soal yang sangat menawan hati manusia yang menimbulkan berbagai perasaan dan pikiran manusia. Dalam hal mati terasa benar akan adanya tenaga yang tak terduga yang menguasai hidup. Bahkan juga terhadap hal-hal yang lain, seperti menghadapi alam semesta.
Kesadaran akan adanya sesuatu di luar perhitungan manusia, kesadaran akan adanya kekuatan gaib itulah yang menjadi dasar-dasar kepercayaan. Banyak macam-macam kepercayaan, tergantung kepada cara menanggapi teka-teki yang meliputi seluruh hidup.

Louis Pasteur

Louis Pasteur (1822-1895) adalah ahli biologi dan kimia dari Prancis. la menjadi terkenal setelah memperkenalkan metode untuk mencegah susu dan anggur menjadi asam. Metode ini kemudian disebut pasteurisasi. la dianggap sebagai pendiri ilmu mikrobiologi. Pasteur meneliti teori tentang kuman penyebab penyakit serta menemukan penjelasan tentang penyebab penyakit. la juga salah satu tokoh yang tidak menyetujui teori generatio spontanea.
la adalah orang pertama yang menemukan vaksin rabies dan menjadi salah satu tokoh utama dalam bakteriologi. Selain itu, ia juga membuat penemuan-penemuan penting dalam bidang kimia. Salah satunya adalah menemukan keasimetrisan pada kristal.

Kemasan dan pembungkusan

Charles A. Bresrin petugas dari Modern Packaging Magazine Amerika pernah menyatakan bahwa : “… The package not only serves as a container . . . but it is also a salesman and a messenger of confidence . . . The well packaged product, as the ultimate consumer sees it, is the reliable product”.
Karel Sartory dalam bukunya “Strategie der ‘reclame”, Baarn, 1947, p. 181, menyatakan bahwa : “… kemasan merupakan sejenis kartu nama yang disebarkan beribu-ribu kali”.
Gambaran demikian sebenarnya sudah cukup untuk menunjukkan pentingnya kemasan.
Dengan kemasan bukan saja dimaksud, “tube”, “kaleng”, “pot”, “dus” atau “botol” tetapi pula “kemasan jasa-jasa”. Perhatikanlah kata-kata berikut :
“… To the consumer, the telephone instrument is the package in which the telephone service is delivered”.
Restoran-restoran juga menjual jasa-jasa yang pada prinsipnya semuanya adalah sama : sebuah restoran di Kopenhagen yang muncul dengan ide untuk menyuruh portirnya menanyakan nasionalitas tamu asing agar dengan cepat bendera negaranya dapat dipasang di meja rn. emberikan kepada “artikel”-nya kemasan yang bersifat khas.

Lapisan pleistosen

Susunan tanah terdiri atas berbagai lapisan, yang terbentuk karena pengendapan, tersusun menurut umurnya. Makin ke bawah letaknya, umur lapisan tersebut makin tua, demikian pula sebaliknya. Tetapi akibat adanya gerakan dari dalam bumi (tenaga endogen) lapisan tanah dapat terangkat atau terlipat sehingga susunan tanah tidak lagi horizontal tetapl dapat berubah menjadi tegak lurus, miring, atau bergelombang.
Bila permukaan tanah mengalami pengikisan terus-menerus (akibat tenaga eksogen seperti hujan, erosi, dan angin) maka akan tersingkaplah lapisan tanah yang semula berada sangat dalam. Contoh yang baik untuk singkapan lapisan tanah yong berusia pleistosen, terdapat di sepanjang aliran Bengawan Solo, terutamo di Trinil dan Sangiran.
Lapisan pleistosen terdiri atas tiga bagian: pleistosen bawah, tengah, dan atas. Struktur bahan endapan lapisan pleistosen bawah dinamakan formasi Pucangan, lapisan pleistosen tengah dinamakan formasi Kabuh, dan lapisan pleistosen atas dinamakan formasi Notopuro.

Otot tubuh manusia

Rangka tidak dapat bergerak kecuali digerakkan oleh otot. Otot merupakan alat gerak aktif yang menggerakkan rangka. Otot yang dapat menggerakkan rangka tubuh adalah otot lurik (otot rangka). Otot penggerak rangka tubuh dikenal sebagai otot daging atau daging. Terdapat pula otot polos yang menyusun usus dan otot jantung. Otot polos dan otot jantung tidak menggerakkan rangka tubuh.
Sel-sel otot berkontraksi. Pada saat kontraksi otot mengerut sehingga bentuknya memendek. Setelah berkontraksi, otot berelaksasi. Pada saat relaksasi otot mengendur sehingga bentuknya memanjang. Otot dapat berkontraksi karena adanya energi ATP (Adenosin Tri Phosphat) yang diperoleh dari hasil oksidasi makanan, terutama karbohidrat dan lemak. Otot yang terus menerus berkontraksi akan mengalami kelelahan. Hal ini disebabkan oleh bertimbunnya asam susu (asam laktat) dari hasil respirasi anaerob karena kekurangan oksigen.

Konversi Satuan

Dalam beberapa persoalan, kadang-kadang kita perlu melakukan konversi satuan dari suatu sistem satuan ke sistem satuan yang lain, terutama ke sistem satuan Sl. Konversi satuan ini dapat dilakukan jika kita mengetahui hubungan antara kedua satuan tersebut. Sebagai contoh, seandainya diketahui panjang lapangan sepakbola adalah 100 yard. Sementara kita tahu bahwa 1 yard sama dengan 3 kaki, maka dapat dikatakan bahwa panjang lapangan sama dengan 300 kaki. Walaupun contoh ini sangat sederhana sehingga dengan mudah kita dapat melakukan konversi satuan yard ke kaki, namun metode yang logis tetap harus diperhatikan. Kita mengetahui
3 kaki = 1 yard
Jika kita bagi kedua ruas persamaan tersebut dengan 1 yard, diperoleh
3 kaki/1 yard = 1 yard/1 yard = 1

Dengan demikian,
100 yard = 100 yard x 3 kaki/1 yard = 300 kaki
Dalam konversi satuan, kita dapat melakukan pencoretan satuan yang sama untuk pembilang dan penyebut.
Biasanya, kita diminta untuk mengubah suatu satuan ke sistem SI. Dalam soal misalnya, data-data yang ada diberikan dalarn satuan non-SI, tetapi jawaban yang diminta harus dinyatakan dalam sistem satuan SI. Untuk melakukan hal ini, kita dapat langsung melakukan konversi dengan bantuan tabel konversi yang biasa terdapat pada sampul bagian dalam buku-buku fisika atau kimia.

Konsep Konsumsi dan Tabungan

Konsumsi merupakan tindakan pelaku ekonomi, baik individu maupun kelompok dalam menggunakan barang atau jasa dalam rangka memenuhi tiap kebutuhan hidupnya. Konsumsi merupakan penjumlahan dari total pengeluaran dari suatu perekonomian. Konsumsi juga terkait dengan tabungan dan masalah investasi. Jumlah konsumsi tergantung dari pendapatan, seperti dalam rumah tangga, besarnya konsumsi tergantung jumlah penghasilan keluarga dan sisanya ditabung. Dalam lingkup makro ekonomi, tabungan atau saving dapat didefinisikan sebagai bagian daripada pendapatan nasional per tahun yang tidak dikonsumsi. Menurut hukum Engel, makin kecil pendapatan seseorang maka makin besar bagian pendapatan yang digunakan untuk konsumsi. Sebaliknya, makin besar pendapatan seseorang akan makin kecil bagian pendapatan yang dikonsumsi dan sebagian besar yang digunakan untuk tabungan.

Kondisi Kawasan Negara Maju dan Berkembang

Seperti yang telah dijelaskan, negara-negara maju di dunia membentuk dirinya ke dalam Kelompok G8. Negara-negara maju yang tergabung dalam Kelompok G8 masing-masing berada di kawasan atau benua yang berbeda, yaitu kawasan Amerika bagian Utara (Amerika Serikat dan Kanada), Eropa Barat (Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia), Rusia, dan Asia Timur (Jepang). Adapun negara-negara berkembang menyebar di kawasan Asia, Afrika, dan Amerika Selatan/Latin. Perbedaan kondisi seperti iklim, hasil bumi, sumber tenaga, sumber daya manusia, modal, dan teknologi yang dimil iki oleh negara maju dan berkembang mengakibatkan perbedaan pula dalam perkembangan wilayah.